channelinfo.id
  • Bisnis
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukrim
  • Inspirasi
  • Pemerintah
  • Wanita
  • Cilegon
  • Kabupaten Serang
  • Banten
  • Pemkot Cilegon
  • Banjir
  • Robinsar
  • Bupati Serang
  • Wali Kota
  • Pemkab Serang
channelinfo.idchannelinfo.id
Font ResizerAa
  • Bisnis
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukrim
  • Inspirasi
  • Pemerintah
  • Wanita
Search
  • Rubrik
    • Bisnis
    • Nasional
    • Internasional
    • Hukrim
    • Inspirasi
    • Pemerintah
    • Wanita
  • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Disclaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan & Partnership
    • Syarat dan Ketentuan
Punya akun? Sign In
Follow US
© 2026 ChannelInfo.ID | Designed with ❤️ by Setiawan Chogah
Pemerintah

14 Kecamatan di Kabupaten Serang Diterjang Bencana, 3.514 KK Terdampak

Oleh: Redaksi
Terbit: 5 Januari 2026 - 14.45 WIB
Share
5 Min Read

Channelinfo.id– Sedikitnya wilayah 20 Desa dari 14 Kecamatan di Kabupaten Serang diterjang bencana alam selama terjadi cuaca ekstrem terhitung sejak 2 Januari hingga 5 Januari 2026. Meliputi bencana banjir, angin kencang hingga bencana pergerakan tanah yang menyebabkan 3.514 Kepala Keluarga (KK) dengan 11.700 jiwa terdampak.

Berdasarkan laporan dari Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang per Senin 5 Januari 2026 pukul 08.02 WIB, terjadi bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Serang, meliputi bencana banjir, angin kencang, dan pergerakan tanah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat dalam laporannya menyampaikan bahwa terjadi bencana di beberapa wilayah di Kabupaten Serang, terhitung sejak 2 Januari hingga 5 Januari 2026. Bencana, kata Ajat, diduga disebabkan turunnya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang secara berturut-turut sehingga menyebabkan terjadinya beberapa jenis bencana.

“Yang terdampak ada 20 Desa di 14 Kecamatan. Ada banjir, angin kencang, ada yang pergeseran tanah,” ungkap Ajat.

Ke-14 Kecamatan itu, disebutkan Ajat, meliputi Kecamatan Kibin, Kramatwatu, Padarincang, Lebakwangi, Ciruas, Tirtayasa, Pontang, Pamarayan, Mancak, Cinangka, Baros, Petir, Waringinkurung, dan Kecamatan Cikeusal.

Baca Juga

HPN 2026, DPRD Kabupaten Serang Nilai Tantangan Pers di Era Digital Semakin Besar
TKW di Saudi Asal Tanara Kembali ke Tanah Air, Sempat Viral Minta Pulang Akibat Pendarahan
Komisi IV DPRD Kabupaten Serang Audiensi dengan BBWSC3, Desak Solusi Permanen Atasi Banjir
Cegah Banjir Susulan di Binuang, BBWSCCC Didesak Percepat Normalisasi Sungai Cidurian

Kondisi itu, lanjut Ajat, mengakibatkan banjir di wilayah dataran rendah. Kemudian, angin kencang menyebabkan pohon tumbang, serta terjadi pergerakan tanah di wilayah perbukitan Kabupaten Serang. Akibat kejadian bencana itu, kata Ajat, pihaknya langsung menerjunkan tim untuk melakukan asessment ke lapangan dan sudah mendata jumlah penduduk yang terdampak mencapai 3.514 KK dengan 11.700 jiwa, dimana di antaranya ada 313 warga Lanjut Usia (Lansia), serta 1.271 balita dan anak-anak.

“Tidak ada korban jiwa,” tegasnya.

Namun, kata Ajat, terjadi kerusakan dan kerugian rumah yang terdampak mencapai 3.164 unit. Kemudian, terdampak banjir mencapai 3.145 rumah, akibat pergerakan tanah sebanyak 13 rumah, serta akibat angin kencang mengakibatkan 6 rumah terdampak. Ada pun fasilitas umum yang terdampak bencana, disebutkan Ajat, meliputi masjid, musala, serta sekolah.

Baca Juga

Wujudkan Lingkungan Sehat, Pemerintah Kecamatan Binuang Gelar Aksi Bersih-bersih
2 Desa Terdampak Banjir Butuh Dapur Umum, Banyak Warga Alami Gatal dan Kaki Bengkak
Peduli Korban Banjir, Disdukcapil Kabupaten Serang Buka Layanan Adminduk di Pengungsian
2.105 Ha Lahan Sawah di kabupaten Serang Terendam Banjir, 519 Ha Puso

Selain itu, sambung Ajat, fasilitas lain yang terdampak meliputi akses jalan, pabrik tahu, pangling kayu, hingga sektor pertanian atau sawah yang terendam banjir. Atas kondisi itu, ditegaskan Ajat, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk penanganan dan pemulihan. Yakni, mengkaji cepat lokasi kejadian, penanganan pohon tumbang, evakuasi mandiri warga terdampak, penanganan awal longsoran oleh masyarakat, hingga pemantauan Tinggi Muka Air (TMA) pada hari pertama.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kemudian, lanjut Ajat, pihaknya pada hari kedua berkoordinasi dengan lintas sektor, melakukan assesment lanjutan ke beberapa kecamatan, distribusi logistik oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang, koordinasi perbantuan dengan BPBD Provinsi Banten, kunjungan pimpinan daerah, hingga rapat evaluasi Pusdalops pagi dan sore.

Bahkan, kata Ajat, pada hari ketiga pihaknya kembali melakukan pemantauan lanjutan kondisi banjir dan longsor, penyedotan genangan air oleh Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3), pengiriman perahu bantuan rapat evaluasi Pusdalops, hingga pengolahan dan pembaruan data.

“Kondisi terkini, sebagian warga terdampak melakukan evakuasi mandiri ke rumah kerabat atau tempat aman,” ungkap mantap Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ini.

Ajat juga menyebutkan, jika TMA di beberapa wilayah berkisar 5–45 sentimeter. Kemudian, beberapa kecamatan juga dilaporkan mulai kondusif, kondisi cuaca cerah berawan, data dampak masih dalam proses pembaruan oleh Tim Pusdalops. Pihaknya juga, kata Ajat, sudah melakukan peringatan dini kepada warga di wilayah berpotensi bencana. Berdasarkan informasi yang diterima Ajat, saat ini terpantau pertumbuhan awan konvektif di wilayah Kabupaten Serang bagian utara dan tengah yang berpotensi menyebabkan hujan sedang hingga lebat, disertai kilat dan petir, serta angin kencang dalam 2–3 jam ke depan.

“Kendala saat ini kami keterbatasan kendaraana operasional, sarana dan prasarana lapangan masih minim, lokasi kejadian tersebar di beberapa kecamatan, serta gangguan pada nomor utama operator Pusdalops. Untuk kebutuhan mendesak, diungkapkan Ajat, saat ini warga terdampak membutuhkan makanan siap saji, family kit, pakaian, obat-obatan, terpal, hingga material pendukung lainnya.

Baca Juga

Resmikan Gedung Puskesmas Kibin, Ini Pesan Bupati Ratu Zakiyah Untuk Tenaga Kesehatan!
Ketua Fraksi PAN Desi Ferawati Pastikan DPRD Terus Kawal Bantuan Untuk Korban Banjir
6,6 Ha LP2B di Kabupaten Serang Dialihfungsikan Jadi Exit Tol Menuju RS Adhyaksa
Warga Cibeber Cilegon Minta Normalisasi Kali Untuk Tanggulangi Banjir Berkelanjutan

Ajat pun merekomendasikan agar status wilayah Kabupaten Serang segera ditetapkan Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi, lakukan penguatan sarana dan prasarana lapangan, peningkatan kesiapsiagaan personel, rapat koordinasi lintas sektor, pembangunan tembok penahan tanah (TPT), hingga normalisasi dan perbaikan jaringan irigasi.

“Dalam penanganan bencana banyak unsur yang terlibat selain dari BPBD Kabupaten Serang, mulai dari BPBD Provinsi Banten, TNI dan POLRI, Basarnas, BBWS C3, Dinsos, PMI dan Tagana, Pemerintah Kecamatan dan Desa, hingga Relawan dan masyarakat,” pungkasnya. (Nc)

TAGGED:angin kencangBanjirbencanaBPBDKabupaten Seranglongsorpergeseran tanahPusdalops
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Previous Article Bupati Serang Ratu Zakiyah Perpanjang Status Siaga Darurat Bencana
Next Article Jadi Penyebab Banjir, Pemkot Cilegon Desak Pemprov Banten Stop izin Tambang
- Advertisement -
Ad imageAd image
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow
Terkini

Reuni Alumni Angkatan 2000 SMA Mekar Arum, Ajang Silaturahmi dan Mengenang Masa Indah

POPDA XII Banten 2026 di Cilegon Siap Memberikan Kesan Bagi Atlet, Venuenya Unik!

Sumbangan Bantu Korban Banjir, Anggota DPRD Fraksi NasDem Ingatkan BBWSCCC

Tak Hanya Logistik, Pemkab Serang Bantu Pemulihan Trauma Warga Terdampak Bencana

Perkuat Ketahanan Pangan, Desa Talagawarna Pabuaran Kembangkan Ayam Petelur

Kantor Pertanahan Kabupaten Serang Targetkan PTSL 9.031 Bidang Tanah di 2026

Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan, TPID Cilegon Gelar HLM

Pengangguran di Cilegon Didominasi Lulusan SMK, Ini Reaksi Wakil Wali Kota!

DKBP3A, Klinik Ambon Era Medika, Muslimat NU, dan LPNU Bantu Korban Banjir di Cikande

Antisipasi Banjir Susulan, Pemkab Serang Bangun Kolam Retensi di Bumi Ketos Kibin

- Advertisement -
Ad imageAd image
Related News
Pemerintah

Hadiri Rakornis TMMD ke-127/2026, Najib: Ini Momentum Kuatkan Kewaspadaan Ketahanan

Olahraga Pemerintah

Sambut Atlet Paralympic Cilegon Peraih Emas ASEAN Paragames 2026 Thailand, Ini Pesan Robinsar!

Pemerintah

Longsor Akibat Hujan Deras, TPT di Kantor Kecamatan Ciomas Diperbaiki

Pemerintah

Banjir Carenang Hingga 2,5 Meter, Zakiyah Tinjau Pengungsi dan Beri Bantuan

Bisnis Pemerintah

2026 Pemerintah Alokasikan Kuota 350.000 Rusun Bagi MBR Program KPR FLPP

  • Quick Links:
  • Pemerintah
  • Cilegon
  • Kabupaten Serang
  • Bisnis
  • Banten
  • Pemkot Cilegon
  • Banjir
  • Robinsar
  • Bupati Serang
  • Wali Kota
  • Pemkab Serang
  • Ratu Rachmatuzakiyah
  • Bantuan
  • program
  • Pendidikan
channelinfo.id
Faktual, Terkini: Tetap terhubung dengan kabar terkini dan pembaruan langsung. Dari politik, teknologi, hiburan, hingga topik lainnya—kami hadir dengan liputan real-time yang bisa Anda andalkan, 24/7.
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Iklan & Partnership
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

2025 © ChannelInfo.ID | Designed with ❤️ by Setiawan Chogah