Channelinfo.id – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon tahun ini akan mengurangi agenda seremonial dan fokus melakukan pengadaan perangkat untuk pembelajaran digital di sekolah untuk siswa. Langkah itu sebagai tindak lanjut arahan Wali Kota Cilegon Robinsar untuk memperbanyak program yang berdampak langsung pada aktivitas pembelajaran di sekolah.
Demikian disampaikan Kepala Dindik Kota Cilegon Heny Anita Susila saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Selasa (27/1/2026).
Heny menegaskan, pihaknya tahun ini akan memprioritaskan kegiatan yang benar-benar menunjang proses belajar mengajar, khususnya penyediaan sarana teknologi pendidikan.
“Sesuai arahan Pak Wali Kota, tahun ini kami mengurangi agenda seremonial dan memaksimalkan program yang manfaatnya langsung dirasakan sekolah. Fokus kami penguatan infrastruktur pendidikan, seperti pengadaan perangkat pembelajaran digital,” ungkap Heny.
Untuk mewujudkan arahan itu, kata Heny, pihaknya melakukan pengadaan prangkat digital pembelajaran, seperti peningkatan jaringan internet sekolah, serta perbaikan sarana penunjang ruang kelas. Program ditujukan untuk mendukung metode pembelajaran modern berbasis teknologi. Apalagi, menurut Heny, perkembangan dunia pendidikan saat ini menuntut sekolah untuk beradaptasi dengan sistem pembelajaran digital, sehingga ketersediaan perangkat teknologi menjadi kebutuhan dasar agar siswa dan guru dapat mengikuti transformasi pendidikan secara optimal.
“Pembelajaran sekarang tidak bisa lepas dari teknologi. Karena itu, sekolah harus didukung perangkat yang memadai agar proses belajar lebih efektif dan menarik bagi siswa,” terang Heny.
Kata Heny, untuk menggerakkan program pihaknya akan bekerja sama dengan seluruh satuan pendidikan SD dan SMP di Kota Cilegon. Sekolah akan dilibatkan dalam penyusunan daftar kebutuhan agar pengadan sarana tepat sasaran dan seluruh sekolah di bawah Dindik Kota Cilegon menjadi target pelaksanaan program, baik di wilayah pusat kota maupun kecamatan, dengan prioritas sekolah yang masih memiliki keterbatasan sarana teknologi.
“Langkah ini sejalan dengan program nasional digitalisasi pendidikan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto,” jelasnya.
Disebutkan Heny, Presiden Prabowo menargetkan penguatan sarana teknologi pembelajaran dan digitalisasi sekolah secara bertahap di seluruh Indonesia tahun ini. Melalui kebijakan tersebut, Heny optimistis, kualitas pendidikan di Cilegon akan meningkat.
“Sekolah menjadi lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya. (Ms/Nc)



