Channelinfo.id- Bangunan masjid di Desa Kaduagung, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Serang, Banten yang sedang direhabilitasi ambruk pada Kamis (22/1/2026) pagi sekira pukul 10.00 WIB. Akibat peristiwa itu, satu petukang dikabarkan meninggal di tempat dan dua petukang lainnya mengalami luka cukup parah, sehingga harus dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapat perawatan.
Berdasarkan rekaman video yang beredar di media sosial sekira pukul 13.02 WIB, memperlihatkan puing bangunan masjid berserakan. Kondisi itu mengundang perhatian warga yang tampak berkerumun di sekitar lokasi kejadian. Tampak sejumlah Anggota Kepolisian dan Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dibantu warga berupaya memberikan pertolongan di sekitar lokasi dan mengevakuasi korban untuk dilarikan ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang ambruk merupakan bangunan kamar mandi Masjid Al Mukmin yang berlokasi di Kampung Bojong RT 001/001 Desa Kaduagung, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Serang, Banten.
Adapun korban meninggal dunia merupakan lansia bernama Jueni (60) warga setempat. Sedangkan korban yang selamat diketahui bernama Hamdan (60) dengan luka di kepala sebelah kanan dan harus mendapat dua jahitan serta diduga mengalami patah tulang punggung. Sementara korban lainnya diketahui bernama Muhadi (50) yang mengalami luka pada kedua tangannya.
“Kejadian bermula ketika korban sedang bergotong royong, namun tiba-tiba bangunan ambruk menimpa satu korban atas nama Jueni,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat.
Para korban, lanjut Ajat, sudah dilarikan Puskesmas terdekat untuk mendapat perawatan. Namun, salah satu korban bernama Jueni dinyatakan meninggal dunia oleh Pihak Puskesmas.
Terkait itu, Sekretaris Camat Gunungsari Iing Mulyana mengaku prihatin atas kejadian nahas yang menimpa korban mengucapkan turut berduka cita kepada salah satu korban yang dinyatakan meninggal dunia, yakni almarhum Jueni. Iing juga mengaku bersama Camat Gunungsari Sri Rahayubasukiwati dan Kasi Kesos Kecamatan Gunungsari sudah melakukan takziah ke rumah duka.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” doa mantan Sekmat Petir ini. (Ms/Nc)


