Channelinfo.id– Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah (Zakiyah) melantik enam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hasil open bidding (lelang terbuka) yang digabungkan dengan ratusan pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang di Gedung Serba Guna Kampung Seni Yudha Asri, Desa Mander, Kecamatan Bandung, Jumat (9/1/2026). Zakiyah pun juga menginstruksikan para pejabat yang baru dilantik agar dapat menjaga integritas pribadi dan organisasi, serta memastikan perangkat daerah yang dipimpin tidak ada praktik jual beli jabatan dan praktik korupsi.
Turut mendampingi Zakiyah, yakni Wakil Bupati Serang M Najib Hamas, Sekda Pemkab Serang Zaldi Dhuhana, unsur Forkopimda, para pejabat Eselon 2 dan para Camat.
Dalam sambutan dan arahannya, Zakiyah mengklaim, jika pelantikan yang dilakukannya tidak ada praktik jual beli jabatan. Disebutkan Zakiyah, sebanyak 227 pejabat yang dilantik, mulai dari JPTP, jabatan administrator, dan jabatan pengawas.
“Saya yakin ini terbanyak sepanjang sejarah (pelantikan pejabat-red),” klaim Zakiyah.
Menurut Zakiyah, jabatan bukan hadiah dan hak istimewa untuk dinikmati, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pemerintah dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ia berharap, para pejabat yang baru dilantik mampu mengemban amanah dengan intergritas sepenuh hati.
Zakiyah juga menginstruksikan para pejabat yang baru dilantik agar dapat menjaga integritas pribadi dan organisasi.
“Pastikan perangkat daerah yang dipimpin tidak ada praktik jual beli jabatan dan tidak ada praktik korupsi,” pesan Politisi PAN ini.
Zakiyah juga meminta kepada enam Pejabat hasil lelang yang baru dilantik agar segera berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Sekda dalam upaya mencapai kinerja – kinerja organisasi. Sementara untuk yang menduduki jabatan jabatan administrator dan jabatan pengawas agar segera berkoordinasi dengan pimpinannya.
”Saya percaya, dengan kompetensi dan dedikasi yang dimiliki mampu menjadi bagian dari energi untuk mewujudkan visi besar kita Kabupaten Serang bahagia,” ujar istri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto ini.
Berkenaan dengan tempat dilaksanakannya pelantikan, dijelaskan Zakiyah, semata-Amara untuk mengubah paradigma pelantikan tidak harus selalu dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Serang atau gedung pemerintahan. Pelantikan pejabat, menurut Zakiyah, dapat dilaksanakan dimana saja di wilayah Kabupaten Serang selama tempat tersebut representatif dan mendekatkan pada realitas masyarakat.
”Pemilihan Kampung Seni Yhuda Asri dimaksudkan sebagai momentum refleksi bagi kita semua. tempat ini manifestasi nyata dari daya juang dan optimalisasi sumber daya yang melahirkan prestasi,” dalih pemilik Ponpes di Pabuaran ini.
Sekadar diketahui, ke-6 pejabat eselon 2 hasil open bidding yang dilantik, meliputi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Serang Devid Hermawan, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang Lalu Farhan Nugraha. Kemudian, Kepala Dinas Penanaman Modan dan Perizinan Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Serang Wawan Ikhwanudin, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang dr Efrizal, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusua (BKPSDM) Iskandar Nordat yang merupakan ASN dari luar Pemkab Serang, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Panataan Ruang (PUPR) Kabupaten Serang Mochammad Ronny Natadipraja. (Ms/Nc)



