channelinfo.id
  • Bisnis
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukrim
  • Inspirasi
  • Pemerintah
  • Wanita
  • Cilegon
  • Kabupaten Serang
  • Banten
  • Pemkot Cilegon
  • Banjir
  • Robinsar
  • Bupati Serang
  • Wali Kota
  • Pemkab Serang
channelinfo.idchannelinfo.id
Font ResizerAa
  • Bisnis
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukrim
  • Inspirasi
  • Pemerintah
  • Wanita
Search
  • Rubrik
    • Bisnis
    • Nasional
    • Internasional
    • Hukrim
    • Inspirasi
    • Pemerintah
    • Wanita
  • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Disclaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan & Partnership
    • Syarat dan Ketentuan
Punya akun? Sign In
Follow US
© 2026 ChannelInfo.ID | Designed with ❤️ by Setiawan Chogah
Pemerintah

Pemkab Serang Relokasi dan Beri Bantuan 19 Keluarga Terdampak Radioaktif Cs-137 di Cikande

Oleh: Redaksi
Terbit: 23 Oktober 2025 - 19.48 WIB
Share
8 Min Read
Sekda Pemkab Serang Zaldi Dhuhana menyerahkan bantuan kepada perwakilan keluarga yang terdampak Radioaktif Cesium-137 di Kawasan Industri Modern Cikande, Selasa (22/10/2025).
Channelinfo.ID– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang merelokasi dan memberikan bantuan kepada 19 Kepala Keluarga (KK) yang masuk area zona merah Radioaktif Cesium-137 di kawasan Industri Modern Cikande. Bantuan diserahkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang Zaldi Dhuhana kepada perwakilan warga yang direlokasi, Selasa (22/10/2025).
Sebanyak 64 jiwa dari belasan KK itu ditempatkan di rumah kontrakan di wilayah Desa Sukatani yang jaraknya sekira dua kilometer dari area zona merah radiasi.
“Alhamdulillah, 19 warga yang terdampak radiasi Radioaktif Cesium-137 sudah direlokasi dan diberikan bantuan peralatan rumah tangga, perlengkapan lainnya, termasuk bantuan dana sosial sebesar Rp5 juta per KK,” ungkap Zaldi dalam keterangan tertulis yang diterima Redaksi, Rabu (23/10/2025).
Selain pemberian bantuan, kata Zaldi, pihaknya juga menerima permintaan dari warga yang direlokasi. Kata Zaldi, warga membutuhkan kendaraan sepeda motor untuk aktivitas kerja dan antar jemput. Pejabat bertubuh jangkung itu juga mengaku sudah menyampaikan permintaan warga tersebut kepada Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Daputi Kementerian terkait, apakah bisa motor discreening oleh tim dekontaminasi dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) agar bisa segera digunakan.
“Untuk keamanan rumah yang ditinggalkan juga sudah kami koordinasikan dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang akan melaksanakan Simkamling,” ujar mantan Staf Ahli Bupati Serang tersebut.
Sementara itu, dikutip dari website KLH/BPLH bahwa KLH/BPLH bersama Pemkab Serang, Nubika Zeni TNI-AD, KRBN Gegana Brimob Polri serta BRIN dan Bapeten yang tergabung Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kontaminasi Radioaktif Cesium-137 di Cikande sudah merelokasi sementara tahap I terhadap warga yang berada di Zona Merah (F2) di Kampung Barengkok, Desa Sukatani, Kecamatan Cikande.

Seperti disampaikan Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH/BPLH yang juga selaku Ketua Bidang Mitigasi dan Penanganan Kontaminasi Rasio Ridho Sani pada Konferensi Pers Satgas Penanganan Kontaminasi Cesium-137 di Cikande Serang yang didampingi Bidang Diplomasi dan Komunikasi Bara K Hasibuan, Kepala Badan Riset Tenaga Nuklir BRIN Syaiful Bakhri, Dansat KBRN Gegana Brimob Kombes Pol Yopie I Sepang, serta Kol Corps Zeni (CZI) Yudil Hendro sebagai Dansatgas NUBIKA TNI AD, serta Kol Corps Zeni (CZI) Arief Fadhilla sebagai Wadansatgas NUBIKA TNI AD mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari Sekda Pemkab Serang soal sudah dilakukannya relokasi sementara terhadap 63 jiwa dari 19 KK yang masuk area F2. Selanjutnya, relokasi tahap II akan dilakukan di Zona Merah (E) di Kampung Barengkok, Desa Sukatani sebanyak 28 jiwa dari 8 KK.

 

Menurut Ridho Sani, langkah relokasi sementara penting untuk melindungi kesehatan dan keselamatan warga yang bermukim di lokasi dengan laju radiasi tinggi atau zona merah, serta mempercepat kegiatan dekontaminasi, sekaligus meminimalisasikan penyebaran melalui udara (airborne) radiasi Cs-137 selama kegiatan dekontaminasi terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat. Prinsip penanganan dekontaminasi, ditegaskan Ridho, berdasarkan prinsip kehati-hatian dan precautionary principle guna melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat, petugas, dan pekerja.  Untuk itu, dalam proses relokasi dan dekontaminasi dilakukan sesuai protokol keamanan radiasi oleh BRIN melalui pemeriksaan tingkat radiasi dan kesehatan warga.

 

“Pemeriksaan kesehatan juga dilakukan oleh Tim BRIN dan Tim Kesehatan dari Kemenkes (Kementerian Kesehatan) di Puskesmas Cikande,” ungkapnya.

 

Sebelum proses relokasi dilaksanakan, setiap warga terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kontaminasi menggunakan peralatan deteksi radiasi yang telah dikalibrasi dan dioperasikan oleh petugas kompeten dari Bapeten, BRIN, Nubika TNI AD dan KBRN  untuk memastikan tidak ada material radioaktif yang terbawa keluar dari zona kontaminasi dan terjadinya cross contamination, baik yang menempel pada tubuh, pakaian, maupun barang bawaan warga.

 

Pemeriksaan kontaminasi dilakukan secara menyeluruh dan teliti di pos pemeriksaan yang telah disiapkan di pintu keluar area terdampak, yang dipimpin langung Kolonel Corps Zeni (CZI) Yudil Hendro sebagai Dansatgas NUBIKA TNI AD dan Kolonel Corps Zeni (CZI) Arief Fadhilla sebagai Wadansatgas NUBIKA TNI AD menggunakan survey meter khusus deteksi radiasi.

 

“Jika ditemukan indikasi kontaminasi, maka dilakukan prosedur dekontaminasi terlebih dahulu hingga tingkat radiasi berada di bawah batas aman yang ditetapkan sebelum warga diizinkan melanjutkan ke tahap berikutnya,” terang Ridho.

 

Setelah dipastikan bebas dari kontaminasi radioaktif, lanjutnya, seluruh warga yang direlokasi menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Cikande. Pemeriksaan mencakup pemeriksaan fisik umum, pengukuran tanda-tanda vital, serta skrining khusus untuk mendeteksi kemungkinan dampak paparan radiasi. Seluruh hasil pemeriksaan terdokumentasi secara lengkap dan akan digunakan sebagai data dasar dalam pemantauan kesehatan warga. Setelah dinyatakan memenuhi syarat keselamatan dan kesehatan, maka seluruh warga ditempatkan di hunian relokasi yang telah disiapkan dan disetujui bersama di dekat Kantor Desa Sukatani.

 

Ridho menambahkan, upaya relokasi dilakukan melalui koordinasi yang intensif antara KLH/BPLH, BAPETEN, BRIN, KBRN Gegana Brimob, Nubika TNI-AD, Kemenkes, Pemkab Serang melalui Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Camat, Kapolsek serta Koramil Cikande. Berkaitan dengan mitigasi dan penanganan kontaminasi, saat ini pihaknya terus melakukan pengendalian pergerakan material terkontaminasi. Pengendalian pergerakan material terkontaminasi keluar masuk ke Kawasan Industri Modern Cikande melalui Radiation Portal Monitoring (RPM) dibawah kendali dari Kolaborasi Satuan Kimia Biologi Radioaktif dan Nuklir (KBRN) Gegana Brimob dan BRIN.

 

Ridho juga menegaskan, percepatan dekontaminasi terus dilakukan baik di lokasi pabrik maupun di luar pabrik. Berkaitan dengan penganan dekontaminasi Cs-137 di 22 pabrik yang terdeteksi Cs-137, sudah berhasil dikontaminasi 20 pabrik yang sudah dinyatakan aman, clean and clear oleh Bapeten dan BRIN. Untuk dua pabrik lainnya sedang dalam proses dekontaminasi, dengan target akan diselesaikan pada Jumat, 24 Oktober 2025. Sedangkan progress dekontaminasi terhadap 12 lokasi yang terdeteksi Cs-37, dimana 5 lokasi selesai dilakukan dekontaminasi. 2 Lokasi sudah mendapat clearance aman oleh Bapeten, yakni Lokasi A dan D, sedangkan 3 lokasi sedang menunggu clearance dari Bapeten, yakni lokasi L, H dan I.

 

“Sampai saat ini total material terkontaminasi yang berhasil dipindahkan dan ditempatkan di Interim Storage di PT PMT  sebanyak  205,2 m3 atau 325,7 Ton,” ungkapnya.

 

Tim Satgas penanganan kontaminasi Cs-137, lanjut Ridho, secara intensif terus melakukan mitigasi dan percepatan penanganan kontaminasi Cs-37 di Cikande. Satgas terus bekerja untuk memastikan keselamatan dan kesehatan masyarakat, petugas, pekerja serta dampak sosial dan ekonomi dari adanya kontaminasi Cs-137.

 

“Kami mengapresiasi masyarakat yang mendukung proses relokasi sementara ini,” tandas Ridho.

 

Sejak dioperasikan RPM pada 1 Oktober 2025, sebanyak 29.700 kendaraan yang dilakukan pemeriksaan dan 47 kendaraan di antaranya terdeteksi Cs-137.

 

“Kendaraan yang terdeteksi Cs-317 langsung dilakukan dekontaminasi sampai aman. Sejak tanggal 17 Oktober 2025  hasil monitoring menunjukkan bahwa  tidak ada lagi kendaraan yang terdeteksi radioaktif Cesium-137 keluar dari Kawasan industri,” jelas Komandan Satuan Kimia KBRN Kombes Pol Yopie I Sepang.

 

Diketahui, data terbaru warga sekitar Kawasan Industri Modern Cikande yang terdampak radiasi Cesium-137 sebanyak 30 KK dan akan direlokasi dari lima lokasi berbeda. (Nc)

TAGGED:BantuanDekontaminasiDinsosKawasan Industri Modern CikandeKementerian Lingkungan HidupKLH/BPLHPemkab SerangRadiasiRadiokatif Cesium-137Relokasiwarga terdampak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Previous Article Yandri Susanto Dorong Ponpes Aktif di Berbagai Program Strategis Kemendes
Next Article Pesantren Jadi Mitra Strategis, Santri Diyakini Mampu Wujudkan Indonesia Emas 2045
- Advertisement -
Ad imageAd image
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow
Terkini

Reuni Alumni Angkatan 2000 SMA Mekar Arum, Ajang Silaturahmi dan Mengenang Masa Indah

POPDA XII Banten 2026 di Cilegon Siap Memberikan Kesan Bagi Atlet, Venuenya Unik!

Sumbangan Bantu Korban Banjir, Anggota DPRD Fraksi NasDem Ingatkan BBWSCCC

Tak Hanya Logistik, Pemkab Serang Bantu Pemulihan Trauma Warga Terdampak Bencana

Perkuat Ketahanan Pangan, Desa Talagawarna Pabuaran Kembangkan Ayam Petelur

Kantor Pertanahan Kabupaten Serang Targetkan PTSL 9.031 Bidang Tanah di 2026

Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan, TPID Cilegon Gelar HLM

Pengangguran di Cilegon Didominasi Lulusan SMK, Ini Reaksi Wakil Wali Kota!

DKBP3A, Klinik Ambon Era Medika, Muslimat NU, dan LPNU Bantu Korban Banjir di Cikande

Antisipasi Banjir Susulan, Pemkab Serang Bangun Kolam Retensi di Bumi Ketos Kibin

- Advertisement -
Ad imageAd image
Related News
Pemerintah

Hadiri Rakornis TMMD ke-127/2026, Najib: Ini Momentum Kuatkan Kewaspadaan Ketahanan

Olahraga Pemerintah

Sambut Atlet Paralympic Cilegon Peraih Emas ASEAN Paragames 2026 Thailand, Ini Pesan Robinsar!

Pemerintah

Longsor Akibat Hujan Deras, TPT di Kantor Kecamatan Ciomas Diperbaiki

Pemerintah

Banjir Carenang Hingga 2,5 Meter, Zakiyah Tinjau Pengungsi dan Beri Bantuan

Bisnis Pemerintah

2026 Pemerintah Alokasikan Kuota 350.000 Rusun Bagi MBR Program KPR FLPP

  • Quick Links:
  • Pemerintah
  • Cilegon
  • Kabupaten Serang
  • Bisnis
  • Banten
  • Pemkot Cilegon
  • Banjir
  • Robinsar
  • Bupati Serang
  • Wali Kota
  • Pemkab Serang
  • Ratu Rachmatuzakiyah
  • Bantuan
  • program
  • Pendidikan
channelinfo.id
Faktual, Terkini: Tetap terhubung dengan kabar terkini dan pembaruan langsung. Dari politik, teknologi, hiburan, hingga topik lainnya—kami hadir dengan liputan real-time yang bisa Anda andalkan, 24/7.
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Iklan & Partnership
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

2025 © ChannelInfo.ID | Designed with ❤️ by Setiawan Chogah