channelinfo.id
  • Bisnis
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukrim
  • Inspirasi
  • Pemerintah
  • Wanita
  • Kabupaten Serang
  • Cilegon
  • Banten
  • Pemkot Cilegon
  • Robinsar
  • Bupati Serang
  • Banjir
  • Ratu Rachmatuzakiyah
  • Wali Kota
channelinfo.idchannelinfo.id
Font ResizerAa
  • Bisnis
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukrim
  • Inspirasi
  • Pemerintah
  • Wanita
Search
  • Rubrik
    • Bisnis
    • Nasional
    • Internasional
    • Hukrim
    • Inspirasi
    • Pemerintah
    • Wanita
  • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Disclaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan & Partnership
    • Syarat dan Ketentuan
Punya akun? Sign In
Follow US
© 2026 ChannelInfo.ID | Designed with ❤️ by Setiawan Chogah
Pemerintah

Kerap Kehilangan Daratan Akibat Abrasi, Pemdes Lontar Sambut Penanaman Mangrove oleh PLN di Pesisir

Oleh: Redaksi
Terbit: 22 November 2025 - 08.34 WIB
Share
4 Min Read
Kaur Keuangan Desa Lontar Moch Pendi.

Channelinfo.id – Pemerintah Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten menyambut positif rencana kegiatan penanaman Mangrove oleh PT PLN (Persero) UID Banten yang akan digelar pada Jumat, 28 November 2025 di wilayah Pesisir Desa Lontar. Penanaman Mangrove dinilai sudah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Desa Lontar sejak pertama kali dilakukan penanaman pada 2007 silam.

Diketahui, kegiatan penanaman Mangrove nanti merupakan rangkaian Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia 2025 bertema ‘Root of Energy: Menanam untuk Bumi, Menumbuhkan Energi Kehidupan’.

Kaur Keuangan Desa Lontar Moch Pendi saat ditemui awak media di kantor Desa Lontar, Jumat (21/11/2025) mengatakan, pihaknya intens memberikan edukasi kepada masyarakat agar memahami manfaat dari penanaman Mangrove, dimana pohon Mengrove mampu menahan abrasi yang selalu menjadi masalah besar di desanya.

“Masyarakat Desa Lontar sudah merasakan langsung manfaat keberadaan Mangrove sejak pertama kali dilakukan penanaman tahun 2007,” ujar Pendi.

Sebelum ada penanaman Mangrove, diungkapkan Pendi, di wilayah pesisir di desanya kerap terjadi abrasi yang menyebabkan wilayahnya kehilangan daratan hingga setara satu rumah setiap tahun. Kondisi itu berubah setelah masyarakat bekerja sama melakukan penanaman dan menjaga area Mangrove secara berkelanjutan.

Baca Juga

Pasca Lebaran, Disdukcapil Kabupaten Serang Waspadai Lonjakan Urbanisasi
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, IKPP Serang Gelar Aksi Bersih-bersih Lingkungan di Kragilan
BPTD Pakupatan Bakal Gelar Ramp Check Pastikan Angkutan Lebaran Laik Jalan
Kantah Kabupaten Serang Serahkan Sertipikat Program PTSL 2026 Pertama di Mancak

“Dulu, setiap tahun hilang tanah seluas satu rumah akibat abrasi. Itu nyata kami alami sebelum Mangrove ditanam,” ungkap Pendi.

“Alhamdulillah, sejak 2007 sampai sekarang abrasi bisa ditekan. Bahkan, sekarang sudah mulai muncul endapan, sehingga garis pantai bertambah,” imbuh Pendi.

Pendi memastikan, kesadaran masyarakat di wilayahnya dalam menjaga Mangrove saat ini meningkat. Ia menceritakan, jika dulu pohon Mangrove yang baru tumbuh di wilayahnya kerap ditebang, baik untuk kebutuhan kayunya maupun disebabkan karena kurangnya pemahaman. Namun, saat ini masyarakat sudah diarahkan agar tidak menebang batang utama dan hanya mengambil dahan jika memang diperlukan.

Baca Juga

Reses Ketua Fraksi PAN DPRD Desi Ferawati, Aspirasi Didominasi Persoalan Infrastruktur
Libur Idul Fitri, Kunjungan ke Wisata Anyer-Cinangka Diprediksi Meningkat
Rumah Roboh Telan Korban Jiwa di Ciruas, Ratu Zakiyah Intruksikan Data Ulang Rutilahu
Investasi Melonjak, Ratu Zakiyah Raih Penghargaan Ekbispar Award 2026

Pendi menjelaskan, keberadaan pohon Mangrove selain mencegah abrasi, juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat, dimana menjadi timbul banyak ikan dan kepiting yang kembali muncul di sekitar pesisir, sehingga menjadi potensi tambahan pendapatan bagi warga.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Sekarang ikan dan kepiting banyak yang masuk pesisir. Ini peluang yang bisa dimanfaatkan masyarakat, tanpa harus mengubah pekerjaan utama mereka,” ujar Pendi.

Kendati menyambut positif kegiatan penanaman Mangrove nanti oleh PLN, Pendi berharap, program penanaman Mangrove ke depan perlu dibarengi dengan upaya pemeliharaan yang konsisten, minimal satu tahun sekali. Soalnya, kata Pendi, banyak bibit Mangrove gagal karena kurang pemeliharaan, terkena ombak, hingga tertutup sampah plastik.

“Karena itu, kami mengusulkan dibentuk kelompok masyarakat yang bertugas menjaga Mangrove dan diberikan insentif,” pinta Pendi.

Pendi juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam program penanaman Mangrove, mulai dari PLN, Kopassus, Kejaksaan, hingga perguruan tinggi seperti Untirta dan UGM. Pendi juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga ekosistem Mangrove agar kebermanfaatannya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami berharap masyarakat merawat Mangrove yang sudah ada, menjaga bersama-sama, dan menanam kembali lahan kosong yang masih tersedia. Ini bukan hanya untuk menahan abrasi, tapi juga untuk masa depan ekonomi dan lingkungan desa,” harap Pendi. (Ms/Nc)

Baca Juga

Pemkot Cilegon Salurkan Dana Bergulir ke 48 Wirausaha Baru Mitra Binaan
Gagas Puskesmas Terapung, Kang Ibbin Raih Penghargaan Ekbispar Award 2026
Disperindag Cilegon Sidak 14 SPBU, Periksa Keakuratan Takaran BBM Jelang Mudik Lebaran
Ramadan, Kantah Kab Serang Percepat Realisasi Program Sertipikat PTSL 2026
TAGGED:abrasiDesa LontarKabupaten SerangPenanaman MangrovepesisirPLNTirtayasa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Previous Article Gaji Perangkat Desa di Serang Dinilai Memprihatinkan, Ghofur: Mereka Bukan Calo
Next Article Tingkatkan Literasi Siswa Soal Publikasi Media, MANSAS Gelar Pelatihan Jurnalistik
- Advertisement -
Ad imageAd image
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow
Terkini

Trafik Data Meroket, Jaringan #LebihBaikIndosat Tangguh Layani Pemudik

Kebiasaan Minum Air Teh Setelah Makan? Ini Dampaknya Bagi Kesehatan!

Sambut Ramadan, Indah Kiat Buka Bazar Minyak Goreng Subsidi di 2 Desa Kragilan

Sedimentasi Sungai Ciujung Akibat Banjir, SCTK Pastikan Pasokan Air Bersih Normal

Eskalasi Konflik Timur Tengah Meningkat, Nasib Calhaj Belum Ada Kepastian

Robinsar dan TNI Resmikan Pembangunan Sumur Bor dan Fasilitas Air Bersih di Suralaya

Tarjung di Masjid Masih Tahap Pembangunan di Purwakarta, Robinsar Beri Bantuan

Andra Soni dan Zakiyah Bahas Kesiapan Wisata Anyer Sambut Libur Lebaran

Tumbuhkan Minat Investasi dan Optimalkan Aset Pelabuhan, PCM Gandeng Krakatau Group

Sirami Nafkah dan Nutrisi Batin Selama Ramadan, Diskominfosatik Kabupaten Serang Ajak Ngopi Pegawai

- Advertisement -
Ad imageAd image
Related News
Pemerintah

Forkopimcam Binuang Gelar Patroli Gabungan Jaga Kondusivitas Ramadan, Sisir Wilayah Rawan

Pemerintah

Hadiri Penandatangan PKS Lintas Kementerian di Ciruas, Yandri Singgung Polemik Ekspansi Minimarket

Pemerintah

KDMP di Kabupaten Serang Dapat Bantuan 67 Kandang dan Ayam Siap Produksi dari Kemensos

Pemerintah

Warga Binaan Lapas Asal Cilegon Dapat Pelatihan dan Jenjang Pendidikan Kesetaraan

Pemerintah

Layanan Puskesmas Carenang Dikeluhkan Keluarga Pasien, Dinkes Angkat Bicara!

  • Quick Links:
  • Pemerintah
  • Kabupaten Serang
  • Cilegon
  • Bisnis
  • Banten
  • Pemkot Cilegon
  • Robinsar
  • Bupati Serang
  • Banjir
  • Ratu Rachmatuzakiyah
  • Wali Kota
  • Pemkab Serang
  • Bantuan
  • program
  • Pendidikan
channelinfo.id
Faktual, Terkini: Tetap terhubung dengan kabar terkini dan pembaruan langsung. Dari politik, teknologi, hiburan, hingga topik lainnya—kami hadir dengan liputan real-time yang bisa Anda andalkan, 24/7.
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Iklan & Partnership
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

2025 © ChannelInfo.ID | Designed with ❤️ by Setiawan Chogah