channelinfo.id
  • Bisnis
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukrim
  • Inspirasi
  • Pemerintah
  • Wanita
  • Cilegon
  • Kabupaten Serang
  • Banten
  • Pemkot Cilegon
  • Banjir
  • Robinsar
  • Bupati Serang
  • Wali Kota
  • Pemkab Serang
channelinfo.idchannelinfo.id
Font ResizerAa
  • Bisnis
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukrim
  • Inspirasi
  • Pemerintah
  • Wanita
Search
  • Rubrik
    • Bisnis
    • Nasional
    • Internasional
    • Hukrim
    • Inspirasi
    • Pemerintah
    • Wanita
  • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Disclaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan & Partnership
    • Syarat dan Ketentuan
Punya akun? Sign In
Follow US
© 2026 ChannelInfo.ID | Designed with ❤️ by Setiawan Chogah
Pemerintah

Wilayah Cilegon Berpotensi Cuaca Ekstrem dan Gempa Bumi

Oleh: Redaksi
Terbit: 1 Desember 2025 - 16.24 WIB
Share
4 Min Read
Suasana Rakor BMKG Wilayah II Banten bersama Pemkot Cilegon di Ruang Rapat Wali Kota Cilegon, Senin (1/12/2025).

Channelinfo.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II Banten menginformasikan bahwa puncak musim hujan di Kota Cilegon, Banten pada Januari 2026. BMKG bahkan menyebut Wilayah Cilegon berpotensi terjadi cuaca ekstrem dan gempa bumi.

Itu terungkap pada Rapat Koordinasi (Rakor) BMKG Wilayah II Banten bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon di Ruang Rapat Wali Kota Cilegon, Senin (1/12/2025).

Rakor dihadiri Wali Kota Cilegon Robinsar dan Kepala BMKG Wilayah II Hartanto. Rapat membahas identifikasi potensi bencana dan strategi mitigasi menghadapi cuaca ekstrem yang diprediksi meningkat dalam beberapa pekan ke depan.

Hartanto menyampaikan bahwa saat ini di wilayah Kota Cilegon mengalami pergeseran awal musim hujan dibandingkan daerah lain di Banten. Wilayah Kota Cilegon akan mencapai puncak musim hujan pada Januari 2026. Kondisi itu pun menjadi perhatian bersama, khususnya Pemerintah dan masyarakat. Hartanto pun mengimbau masyarakat agar dapat memahami informasi disampaikan dan bersiap menghadapi potensi cuaca ekstrem yang mungkin akan datang.

Hartanto juga meminta masyarakat agar memerhatikan setiap peringatan dini yang dikeluarkan BMKG. Masyarakat harus mengetahui langkah yang perlu dilakukan ketika peringatan dini disampaikan. Informasi cuaca dan peringatan dini, ditegaskan Hartanto, rutin disampaikan melalui kanal resmi BMKG secara berkala agar dapat dipahami dan direspons oleh masyarakat.

Baca Juga

HPN 2026, DPRD Kabupaten Serang Nilai Tantangan Pers di Era Digital Semakin Besar
TKW di Saudi Asal Tanara Kembali ke Tanah Air, Sempat Viral Minta Pulang Akibat Pendarahan
Komisi IV DPRD Kabupaten Serang Audiensi dengan BBWSC3, Desak Solusi Permanen Atasi Banjir
Cegah Banjir Susulan di Binuang, BBWSCCC Didesak Percepat Normalisasi Sungai Cidurian

“Selain banjir, kami juga menyoroti potensi terjadinya gempa bumi di wilayah Cilegon yang harus diantisipasi, karena Cilegon berada dalam zona yang berpotensi terdampak aktivitas gempa di sekitar Selat Sunda,” ungkap Hartanto.

BMKG, ditegaskan Hartanto, tidak hanya menangani cuaca, melainkan juga memantau potensi kegempaan yang terjadi. Wilayah Cilegon merupakan daerah yang berpotensi terdampak jika terjadi gempa aktif di sekitar Selat Sunda. Hartanto memastikan, informasi terkait cuaca ekstrem dan gempa buki tidak bertujuan untuk menciptakan rasa takut, melainkan meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan bagi masyarakat Cilegon.

“Ini bukan untuk menimbulkan kepanikan, tetapi untuk meningkatkan kewaspadaan dan pemahaman bagi masyarakat,” terang Hartanto.

Baca Juga

Wujudkan Lingkungan Sehat, Pemerintah Kecamatan Binuang Gelar Aksi Bersih-bersih
2 Desa Terdampak Banjir Butuh Dapur Umum, Banyak Warga Alami Gatal dan Kaki Bengkak
Peduli Korban Banjir, Disdukcapil Kabupaten Serang Buka Layanan Adminduk di Pengungsian
2.105 Ha Lahan Sawah di kabupaten Serang Terendam Banjir, 519 Ha Puso

Senada disampaikan Wali Kota Cilegon Robinsar yang mengatakan bahwa informasi dari BMKG harus menjadi perhatian serius bagi seluruh unsur instansi pemerintah maupun masyarakat. Meskipun kondisi Kota Cilegon saat ini masih tergolong normal dengan intensitas hujan yang relatif stabil, kata Robinsar, langkah antisipatif tetap harus dipersiapkan sejak awal. Upaya pencegahan tidak boleh dilakukan ketika bencana sudah terjadi.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Seluruh kesiapan harus dimaksimalkan mulai sekarang. Jangan menunggu air datang baru bergerak,” ujar Robinsar.

Robinsar pun menghimbau masyarakat Kota Cilegon untuk tetap waspada, serta menjaga kebersihan lingkungan, khususnya memastikan saluran air dan drainase tidak dalam kondisi tersumbat. Menurut Robinsar, persoalan banjir tidak semata-mata disebabkan curah hujan yang tinggi, melainkan juga karena saluran air yang tidak berfungsi dengan baik. Robinsar pun meminta Ketua RT/RW, dan Lurah turun langsung melakukan kerja bakti bersama atau gotong royong dengan masyarakat, mana yang sekiranya bisa dilakukan dengan masyarakat, lakukan, seperti selokan yang mampet dan lainnya.

“Saya berharap Kota Cilegon mendapat perlindungan dan keselamatan, dijauhkan dari segala marabahaya, serta memberikan keselamatan bagi seluruh masyarakat,” doa politisi Partai Golkar ini. (Ms/Nc).

TAGGED:BMKGCuaca ekstremgempa bumihujanmusimPemkot CilegonRobinsarWali Kota
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Previous Article Bushtami: Bank Jatim Tidak Ambilalih Bank Banten, Pemprov Tetap Pengendali Utama
Next Article Disdukcapil Kabupaten Serang Raih Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik Terbaik
- Advertisement -
Ad imageAd image
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow
Terkini

Reuni Alumni Angkatan 2000 SMA Mekar Arum, Ajang Silaturahmi dan Mengenang Masa Indah

POPDA XII Banten 2026 di Cilegon Siap Memberikan Kesan Bagi Atlet, Venuenya Unik!

Sumbangan Bantu Korban Banjir, Anggota DPRD Fraksi NasDem Ingatkan BBWSCCC

Tak Hanya Logistik, Pemkab Serang Bantu Pemulihan Trauma Warga Terdampak Bencana

Perkuat Ketahanan Pangan, Desa Talagawarna Pabuaran Kembangkan Ayam Petelur

Kantor Pertanahan Kabupaten Serang Targetkan PTSL 9.031 Bidang Tanah di 2026

Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan, TPID Cilegon Gelar HLM

Pengangguran di Cilegon Didominasi Lulusan SMK, Ini Reaksi Wakil Wali Kota!

DKBP3A, Klinik Ambon Era Medika, Muslimat NU, dan LPNU Bantu Korban Banjir di Cikande

Antisipasi Banjir Susulan, Pemkab Serang Bangun Kolam Retensi di Bumi Ketos Kibin

- Advertisement -
Ad imageAd image
Related News
Pemerintah

Hadiri Rakornis TMMD ke-127/2026, Najib: Ini Momentum Kuatkan Kewaspadaan Ketahanan

Olahraga Pemerintah

Sambut Atlet Paralympic Cilegon Peraih Emas ASEAN Paragames 2026 Thailand, Ini Pesan Robinsar!

Pemerintah

Longsor Akibat Hujan Deras, TPT di Kantor Kecamatan Ciomas Diperbaiki

Pemerintah

Banjir Carenang Hingga 2,5 Meter, Zakiyah Tinjau Pengungsi dan Beri Bantuan

Bisnis Pemerintah

2026 Pemerintah Alokasikan Kuota 350.000 Rusun Bagi MBR Program KPR FLPP

  • Quick Links:
  • Pemerintah
  • Cilegon
  • Kabupaten Serang
  • Bisnis
  • Banten
  • Pemkot Cilegon
  • Banjir
  • Robinsar
  • Bupati Serang
  • Wali Kota
  • Pemkab Serang
  • Ratu Rachmatuzakiyah
  • Bantuan
  • program
  • Pendidikan
channelinfo.id
Faktual, Terkini: Tetap terhubung dengan kabar terkini dan pembaruan langsung. Dari politik, teknologi, hiburan, hingga topik lainnya—kami hadir dengan liputan real-time yang bisa Anda andalkan, 24/7.
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Iklan & Partnership
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

2025 © ChannelInfo.ID | Designed with ❤️ by Setiawan Chogah