Channelinfo.id – Wali Kota Cilegon Robinsar memimpin apel pagi perdana Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon memasuki 2026 di halaman Kantor Wali Kota Cilegon, Senin (5/1/2026). Dalam amanatnya, Robinsar menyinggung tantangan fiskal yang dihadapi Pemkot Cilegon pada 2026 akibat berkurangnya Transfer Keuangan Daerah (TKD).
Apel diikuti seluruh jajaran ASN dan pegawai di lingkungan Pemkot Cilegon yang bertujuan sebagai momentum awal mengawali pelaksanaan tugas dan pelayanan pemerintahan di tahun yang baru.
Dalam amanatnya, Robinsar menyampaikan empati sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat Cilegon yang terdampak musibah banjir beberapa hari lalu. Robinsar berharap, apa yang sudah terjadi menjadi pelajaran agar pemerintah bisa lebih sigap dan lebih hadir merespons setiap persoalan. Robinsar juga berharap, 2026 menjadi tahun yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, baik bagi pemerintah maupun masyarakat.
“Kita di 2026 menghadapi tantangan fiskal akibat berkurangnya transfer keuangan daerah,” ungkap politisi Partai Golkar ini.
Dengan adanya pengurangan TKD, Robinsar pun menginstruksikan seluruh OPD untuk mempercepat dan mengoptimalkan penggunaan anggaran dengan semangat efisiensi, namun tetap fokus pada program yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Robinsar menekankan, pentingnya optimisme dan kerja sama seluruh perangkat daerah.
“Kita harus yakin dan percaya bahwa dengan perencanaan yang baik dan kerja bersama, pemerintah tetap mampu memberikan dampak positif dan terus hadir melayani masyarakat Kota Cilegon,” pesannya.
Robinsar juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan banjir. Khususnya kepada Camat, TNI-Polri, PMI, Baznas, dan seluruh stakeholder yang menunjukkan kekompakan dan koordinasi yang baik.
“Semoga semangat ini terus kita jaga dan implementasikan dalam program-program pembangunan ke depan,” harapnya. (Ms/Nc)


