channelinfo.id
  • Bisnis
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukrim
  • Inspirasi
  • Pemerintah
  • Wanita
  • Kabupaten Serang
  • Cilegon
  • Banten
  • Pemkot Cilegon
  • Robinsar
  • Bupati Serang
  • Banjir
  • Ratu Rachmatuzakiyah
  • Wali Kota
channelinfo.idchannelinfo.id
Font ResizerAa
  • Bisnis
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukrim
  • Inspirasi
  • Pemerintah
  • Wanita
Search
  • Rubrik
    • Bisnis
    • Nasional
    • Internasional
    • Hukrim
    • Inspirasi
    • Pemerintah
    • Wanita
  • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Disclaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan & Partnership
    • Syarat dan Ketentuan
Punya akun? Sign In
Follow US
© 2026 ChannelInfo.ID | Designed with ❤️ by Setiawan Chogah
BisnisPemerintah

Dapat Dukungan Prabowo, BI Optimis Ekonomi Indonesia ke Depan Lebih Baik

Oleh: Redaksi
Terbit: 28 November 2025 - 21.00 WIB
Share
7 Min Read
Agenda PTBI 2025 yang diselenggarakan Bank Indonesia dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto di Kantor Pusat Bank Indonesia Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Channelinfo.id– Bank Indonesia (BI) menggelar Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 yang dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto di Kantor Pusat Bank Indonesia Jakarta, Jumat (28/11/2025). Mendapat arahan dan dukungan dukungan dari orang nomor satu di Indonesia itu, BI optimistis ekonomi Indonesia ke depan akan lebih baik, dengan pertumbuhan lebih tinggi dan berdaya tahan, tetapi tetap mewaspadai ketidakpastian global yang tinggi.

“Kita harus percaya kepada kekuatan kita sendiri dan tidak boleh tergantung kepada negara lain. Saling mengisi, saling membantu, dan sekarang saatnya memberikan solusi yang cepat kepada rakyat. Kebijakan perlu dirumuskan dengan ketenangan, dilaksanakan dengan kepercayaan diri dan dengan tekad untuk berdiri di atas kaki kita sendiri,” petikan arahan Presiden RI Prabowo Subianto pada PTBI.

Prabowo menilai, Indonesia menunjukkan ketahanan ekonomi yang kuat sepanjang 2025 di tengah gejolak ekonomi dan geopolitik global. Capaian positif itu hasil kerja kolektif bangsa, diperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter sehingga pertumbuhan dan stabilitas berjalan beriringan. Apresiasi diberikan kepada BI yang terus mengawal stabilitas perekonomian dan turut mendorong pertumbuhan, bersinergi dengan berbagai pengelola perekonomian nasional, dimana sinergi dan kerja sama tersebut memberikan hasil nyata dan prestasi yang bisa dibanggakan. Prabowo pun mengapresiasi serta mendukung tema ‘Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan’ pada agenda tahunan BI tersebut.

“Saya optimistis perekonomian Indonesia ke depan akan lebih baik, dengan pertumbuhan yang lebih tinggi dan berdaya tahan, dengan tetap mewaspadai ketidakpastian global yang tinggi,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo menambahkan.

Perry memprakirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 berada di kisaran 4,7–5,5% dan meningkat lebih tinggi pada 2026 dan 2027, masing-masing dalam kisaran 4,9–5,7% dan 5,1–5,9%, didukung konsumsi dan investasi yang meningkat, serta ekspor yang cukup baik di tengah perlambatan ekonomi dunia. Inflasi akan tetap terjaga rendah dalam kisaran sasaran 2,5±1% pada 2026 dan 2027, didukung konsistensi kebijakan moneter, kebijakan fiskal, eratnya sinergi pengendalian inflasi baik di pusat maupun di daerah, dan penguatan implementasi Program Ketahanan Pangan Nasional.

Baca Juga

Pasca Lebaran, Disdukcapil Kabupaten Serang Waspadai Lonjakan Urbanisasi
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, IKPP Serang Gelar Aksi Bersih-bersih Lingkungan di Kragilan
Trafik Data Meroket, Jaringan #LebihBaikIndosat Tangguh Layani Pemudik
BPTD Pakupatan Bakal Gelar Ramp Check Pastikan Angkutan Lebaran Laik Jalan

Stabilitas eksternal dan sistem keuangan tetap terjaga, disertai digitalisasi yang terus berkembang pesat. Ke depan, lima tantangan global perlu terus dicermati dan diwaspadai, yakni berlanjutnya kebijakan tarif AS, melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia, tingginya utang Pemerintah dan suku bunga negara maju, tingginya kerentanan dan risiko sistem keuangan dunia, serta maraknya uang kripto dan stablecoins pihak swasta.

Sinergi merupakan prasyarat dalam memperkuat transformasi ekonomi nasional agar pertumbuhan dapat lebih tinggi dan berdaya tahan. Sinergi kebijakan perlu terus diperkuat untuk menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks, yang meliputi lima area penting, yakni memperkuat stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, mendorong pertumbuhan lebih tinggi dan berdaya tahan, meningkatkan pembiayaan perekonomian dan pasar keuangan, mengakselerasi digitalisasi ekonomi-keuangan nasional, serta memperkuat kerja sama ekonomi bilateral dan regional.

Baca Juga

Kantah Kabupaten Serang Serahkan Sertipikat Program PTSL 2026 Pertama di Mancak
Reses Ketua Fraksi PAN DPRD Desi Ferawati, Aspirasi Didominasi Persoalan Infrastruktur
Libur Idul Fitri, Kunjungan ke Wisata Anyer-Cinangka Diprediksi Meningkat
Rumah Roboh Telan Korban Jiwa di Ciruas, Ratu Zakiyah Intruksikan Data Ulang Rutilahu

Sinergi kebijakan transformasi sektor riil untuk meningkatkan modal, tenaga kerja, dan produktivitas diperlukan untuk mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi dan berdaya tahan. Kebijakan transformasi sektor riil ditempuh baik melalui kebijakan industrial maupun kebijakan reformasi struktural, yang saling melengkapi. Kebijakan industrial diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah produksi dari sektor-sektor prioritas nasional, termasuk diantaranya hilirisasi khususnya berbasis sumber daya alam, industri teknologi, serta indusri padat karya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sementara itu, kebijakan struktural diarahkan untuk perbaikan iklim investasi, persaingan usaha yang sehat, konektivitas infrastruktur, serta penguatan kebijakan perdagangan dan investasi, termasuk melalui Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai pusat-pusat pertumbuhan.

Bauran kebijakan BI pada 2026 akan terus diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi dengan tetap menjaga stabilitas, dalam sinergi erat dengan bauran kebijakan ekonomi nasional. Kebijakan moneter pada 2026 diarahkan untuk menjaga stabilitas (pro-stability)? dengan tetap memanfaatkan ruang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi (pro-growth).

Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran pada 2026 tetap diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi (pro-growth). Bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran dimaksud didukung dengan akselerasi pendalaman pasar uang dan pasar valas (PUVA) sesuai dengan BPPU 2030 untuk memperkuat efektivitas transmisi kebijakan moneter, pengembangan pasar sekunder yang modern dan berstandar internasional, serta perluasan instrumen pembiayaan perekonomian.

Program pengembangan ekonomi-keuangan inklusif, termasuk UMKM dan ekonomi-keuangan syariah, juga akan terus diperluas.

Bank Indonesia juga terus memperkuat transformasi kelembagaan dengan berfokus pada tiga pilar utama, yakni penguatan fungsi organisasi dan proses kerja yang terintegrasi, percepatan digitalisasi kebijakan dan kelembagaan melalui penyempurnaan business process re-engineering dalam kerangka Integrated Digital Central Bank (IDCB), serta penguatan sumber daya manusia melalui kepemimpinan, pengembangan kapabilitas baru, dan penguatan Employee Value Proposition.

Baca Juga

Investasi Melonjak, Ratu Zakiyah Raih Penghargaan Ekbispar Award 2026
Pemkot Cilegon Salurkan Dana Bergulir ke 48 Wirausaha Baru Mitra Binaan
Gagas Puskesmas Terapung, Kang Ibbin Raih Penghargaan Ekbispar Award 2026
Disperindag Cilegon Sidak 14 SPBU, Periksa Keakuratan Takaran BBM Jelang Mudik Lebaran

Sejalan dengan upaya transformasi tersebut, BI sepanjang 2025 meraih 10 penghargaan internasional yang semakin mengukuhkan citra Bank Indonesia sebagai salah satu bank sentral terbaik di emerging markets.

PTBI 2025 dirangkaikan dengan penganugerahan TPID Award dan TP2DD Championship serta BI Award 2025.

Penganugerahan TPID Award dan TP2DD Championship sebagai bentuk penghargaan kepada Tim Pengendalian Inflasi Daerah dengan kinerja terbaik serta Championship TP2DD 2025 bagi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah yang berhasil mengakselerasi digitalisasi keuangan daerah.

Sementara penganugerahan BI Award dilaksanakan sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi BI sebagai otoritas moneter, sistem keuangan, dan sistem pembayaran kepada 47 mitra strategis. Bank Indonesia juga menganugerahkan 3 Special Awardsebagai bentuk penghargaan kepada Mitra Strategis BI dalam menjaga nasionalisme dan kedaulatan Republik Indonesia serta mendukung semangat Asta Cita hingga ke pelosok negeri.

PTBI sendiri merupakan forum strategis yang diselenggarakan rutin setiap akhir tahun untuk menyampaikan pandangan Bank Indonesia mengenai kondisi perekonomian terkini, tantangan, prospek, dan arah bauran kebijakan BI, serta memperoleh arahan dari Presiden RI. Tahun ini, PTBI dihadiri langsung Presiden RI Prabowo Subianto, Pimpinan dan Anggota MPR, DPR dan DPD RI, Pimpinan Lembaga Negara, Duta Besar negara sahabat, Menteri Kabinet Merah Putih, Ketua OJK dan LPS, dan lembaga terkait lainnya, Kepala Daerah, pimpinan perbankan dan korporasi, akademisi, pemimpin media masa nasional, serta perwakilan sejumlah lembaga internasional.

Masyarakat juga mengikuti PTBI 2025 melalui siaran langsung pada kanal media sosial BI, serta Kantor Perwakilan BI di seluruh Indonesia dan luar negeri. (Nc)

TAGGED:Bank IndonesiaBIekonomiPresiden Prabowo SubiantoPTBI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Previous Article Sekda Cilegon Ingatkan Agar Perumusan dan Pelaksanaan Kebijakan Tidak Menyimpang
Next Article Telusur Jejak Budaya Yogyakarta, Dari Pecinan Ketandan hingga Kreativitas DAGADU
- Advertisement -
Ad imageAd image
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow
Terkini

Kebiasaan Minum Air Teh Setelah Makan? Ini Dampaknya Bagi Kesehatan!

Ramadan, Kantah Kab Serang Percepat Realisasi Program Sertipikat PTSL 2026

Sambut Ramadan, Indah Kiat Buka Bazar Minyak Goreng Subsidi di 2 Desa Kragilan

Sedimentasi Sungai Ciujung Akibat Banjir, SCTK Pastikan Pasokan Air Bersih Normal

Eskalasi Konflik Timur Tengah Meningkat, Nasib Calhaj Belum Ada Kepastian

Robinsar dan TNI Resmikan Pembangunan Sumur Bor dan Fasilitas Air Bersih di Suralaya

Tarjung di Masjid Masih Tahap Pembangunan di Purwakarta, Robinsar Beri Bantuan

Andra Soni dan Zakiyah Bahas Kesiapan Wisata Anyer Sambut Libur Lebaran

Tumbuhkan Minat Investasi dan Optimalkan Aset Pelabuhan, PCM Gandeng Krakatau Group

Sirami Nafkah dan Nutrisi Batin Selama Ramadan, Diskominfosatik Kabupaten Serang Ajak Ngopi Pegawai

- Advertisement -
Ad imageAd image
Related News
Pemerintah

Forkopimcam Binuang Gelar Patroli Gabungan Jaga Kondusivitas Ramadan, Sisir Wilayah Rawan

Pemerintah

Hadiri Penandatangan PKS Lintas Kementerian di Ciruas, Yandri Singgung Polemik Ekspansi Minimarket

Pemerintah

KDMP di Kabupaten Serang Dapat Bantuan 67 Kandang dan Ayam Siap Produksi dari Kemensos

Pemerintah

Warga Binaan Lapas Asal Cilegon Dapat Pelatihan dan Jenjang Pendidikan Kesetaraan

Pemerintah

Layanan Puskesmas Carenang Dikeluhkan Keluarga Pasien, Dinkes Angkat Bicara!

  • Quick Links:
  • Pemerintah
  • Kabupaten Serang
  • Cilegon
  • Bisnis
  • Banten
  • Pemkot Cilegon
  • Robinsar
  • Bupati Serang
  • Banjir
  • Ratu Rachmatuzakiyah
  • Wali Kota
  • Pemkab Serang
  • Bantuan
  • program
  • Pendidikan
channelinfo.id
Faktual, Terkini: Tetap terhubung dengan kabar terkini dan pembaruan langsung. Dari politik, teknologi, hiburan, hingga topik lainnya—kami hadir dengan liputan real-time yang bisa Anda andalkan, 24/7.
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Iklan & Partnership
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

2025 © ChannelInfo.ID | Designed with ❤️ by Setiawan Chogah