channelinfo.id
  • Bisnis
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukrim
  • Inspirasi
  • Pemerintah
  • Wanita
  • Cilegon
  • Kabupaten Serang
  • Banten
  • Pemkot Cilegon
  • Banjir
  • Robinsar
  • Bupati Serang
  • Wali Kota
  • Pemkab Serang
channelinfo.idchannelinfo.id
Font ResizerAa
  • Bisnis
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukrim
  • Inspirasi
  • Pemerintah
  • Wanita
Search
  • Rubrik
    • Bisnis
    • Nasional
    • Internasional
    • Hukrim
    • Inspirasi
    • Pemerintah
    • Wanita
  • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Disclaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan & Partnership
    • Syarat dan Ketentuan
Punya akun? Sign In
Follow US
© 2026 ChannelInfo.ID | Designed with ❤️ by Setiawan Chogah
PemerintahNasional

Dikunjungi Pendonor dari 7 Negara Eropa, PMI Banten Harapkan Keberlanjutan Dukungan dan Bantuan IFRC

Oleh: Redaksi
Terbit: 14 Oktober 2025 - 16.58 WIB
Share
7 Min Read
Ketua PMI Banten Ratu Tatu Chasanah memberikan sambutan pada kegiatan Kunjungan Tamu Pendonor dari 7 Negara Eropa di Gedung Serbaguna PMI Banten, Jalan Serang-Jakarta, Kalodran, Kota Serang, Selasa (14/10/2025).
Channelinfo.ID– Palang Merah Indonesia (PMI) Banten dikunjungi para pendonor dari tujuh negara yang tergabung Donor Advisory Group (DAG), Selasa (14/10/2025). Kunjungan itu dinilai sudah memotivasi pengurus PMI untuk terus menjalankan tugas-tugas kemanusiaan dan berharap negara pendonor tersebut bisa terus memberikan bantuan kepada PMI.
Diketahui, DAG merupakan forum strategis dialog antara Sekretariat IFRC dan para mitra donor utamanya, termasuk pemerintah dan Palang Merah Nasional dari berbagai negara. Kedatangan para pendonor itu disambut langsung Ketua PMI Banten Ratu Tatu Chasanah didampingi pengurus PMI Banten dan PMI Kabupaten/Kota se-Banten, Ketua DPRD Banten yang juga selaku Ketua PMI Kabupaten Serang Fahmi Hakim, serta Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten Ati Pramudji Hastuti mewakili Gubernur Banten.
Tatu mengatakan, pihaknya ditunjuk PMI Pusat untuk menerima tamu dari beberapa negara pendonor yang biasa memberikan bantuan kepada PMI. Dari 17 negara pendonor, disebutkan Tatu, kali ini dihadiri pendonor dari 7 negara, meliputi Swedia, Australia, Inggris, Spanyol, Denmark, Belanda, Kanada yang ingin melihat berbagai program yang sudah dilakukan PMI se-Provinsi Banten. Menurut Tatu, organisasi kemanusiaan harus dilakukan secara bersama-sama, termasuk melibatkan peran negara pendonor.
“Kami berharap mereka (negara pendonor-red) bisa terus melanjutkan memberikan bantuan, khususnya untuk PMI Banten, umumnya PMI se-Indonesia,” harap Bupati Serang dua periode 2016-2021 dan 2021-2025 ini.
Tatu mencontohkan bantuan yang diberikan pendonor dari negara lain, seperti pembangunan Gudang Sentral PMI yang merupakan bantuan dari negara Norwegia, serta banyak program bantuan dari negara lain, seperti dari Jepang saat Pandemi Covid-19 dan Wabah Flu Burung, serta banyak program lain yang terus diberikan kepada Kabupaten/Kota.
“Jadi, dukungan mereka ini (pendonor dari negara lain-red) sangat kami butuhkan untuk bersama-sama dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan yang kita lakukan,” ujarnya.
Dijelaskan Tatu, kunjungan warga asing dari negara pendonor ke PMI ingin melihat langsung program dan kegiatan PMI, serta membahas apa saja yang sudah diberikan dan apa yang dibutuhkan PMI ke depan.
“Jadi, dengan dengan program-program yang tersampaikan ke mereka (pendonor-red) biar mereka bisa melihat apa yang kita butuhkan, support dari mereka negara-negara pendonor,” jelasnya.

Tatu pun mengucapkan terima kasih atas pendanaan dan program yang diberikan
 
IFRC dan sejumlah negara lain kepada PMI, terutama PMI Banten. Pihaknya mencatat banyak program yang sudah diberikan kepada PMI, mulai dari bantuan penanggulangan wabah flu burung dair Palang Merah Amerika pada 2007, program Pasar Sehat USAID-CIBAIC (2008-2010), program Integrated Community Based Risk Reduction (ICBRR) dari Palang Merah Jepang (2012-2015, Recovery Tsunami Salat Sunda dari IFRC (2020-2022), Cash Transfer untuk program bencana banjir bandang di Lebak dari Oxfam (2020), penanggulangan banjir di Lebak dari Palang Merah Denmark (2020), cash transfer program pemulihan Covid-19 dari IFRC dan Google (2022), program Pandemic Preparedness Program (CP3) atau kesiapsiagaan pandemi dari IFRC (2018-2024), program kesiapsiagaan pandemi dari ARC (2020-2023).

“Sejumlah program itu sangat bermanfaat untuk masyarakat. Kami mewakili penerima program mengucapkan terima kasih. Semoga apa yang diberikan kembali dalam bentuk kebaikan kepada para donatur atau pemberi program,” doa Tatu.

“Atas dukungan IFRC dan para negara donor, kami semakin bersemangat membuat banyak program, meningkatkan kapasitas organisasi, pembinaan terhadap relawan, pelayanan darah, hingga mengajak para pengusaha untuk bergerak bersama PMI dalam menyelesaikan berbagai tantangan dan tugas-tugas kemanusiaan,” ujar Tatu.
Tatu pun menyampaikan jika prinsip kerja nyata PMI Banten, yakni ‘Do The best, be The best’ atau selalu bekerja dengan baik berupaya menjadi yang terbaik untuk kebaikan.
“Alhamdulillah, proses akreditasi PMI Banten juga ditetapkan sebagai yang terbaik secara nasional,” ucapnya.
Prestasi itu, menurut Tatu, tidak lepas dari dukungan IFRC, para negara pendonor, PMI Pusat, Pemprov Banten, para pengusaha, Pers, dan masyarakat pada umumnya. Tatu menambahkan, saat ini dan di masa depan Indonesia sedang menghadapi dunia yang penuh tantangan baru, perubahan iklim, bencana yang semakin komplek hingga krisis kemanusiaan global. Semua itu membutuhkan energi, kepedulian, kebersamaan, dan inovasi. Oleh karena itu, pihaknya masih membutuhkan banyak dukungan dan bantuan dari IFRC dan negara-negara yang peduli terhadap program-program kemanusiaan yang dijalankan PMI.
“Kita semua yakin, segala kebaikan yang kita berikan kepada siapapun yang membutuhkan akan kembali kepada kita dalam bentuk kebaikan. Terima kasih telah berkunjung dan bersilaturahmi dengan kami PMI Banten,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) IFRC Nena Stoiljkovic dalam sambutannya yang menggunakan bahasa Inggris dan diterjemahkan mengatakan bahwa anggotanya menikmati keterlibatan tugas kemanusiaan yang dilakukan PMI. Ia mengaku mengetahui jika Indonesia rawan bencana dan sering terdampak.
“Apa yang bisa kita lakukan ketika bencana terjadi, bagaimana PMI bekerja sama dengan komunitas mempersiapkan mereka menghadapi bencana, kami sangat  terkesan dengan kebijakan pemerintah dalam melibatkan PMI,” ujarnya.
Nena juga mengatakan, pihaknya sudah menantikan untuk mendengar langsung program dari ketua PMI Banten dan sudah disebutkan terkait kegiatan operasional sudah dilakulan. Pihaknya juga mendengar tentang pusat pelatihan dan sengaja ingin mengunjungi agar bisa mengenal karakter para relawan anda di PMI. Pihaknya mendengar bahwa PMI sukses menggalang dana bantuan dan berharap mempertahankan untuk mendapat dana berkelanjutan dari organisasinya.
“Ini sesuatu yang sangat kami hargai dan kami sangat nantikan untuk bisa berjejaring dengan anda (PMI-red). Kami ingin belajar dengan anda dan kami terbuka untuk setiap pertanyaan apapun, kami bisa habiskan dua jam bersama teman-teman,” tandasnya.
Terkait itu, Kepala Dinkes Banten Ati Pramudji Hastuti menyambut antusias kunjungan lapangan dari IFRC dan mengucapkan selamat datang serta terima kasih kepada para tamu dari negara pendonor atas bantuan kemanusiaan yang sudah diberikan melalui PMI Banten yang dinilai organisasi kemanusiaan luar biasa.
“Beberapa prestasi didapat PMI Banten bagaimana memberikan layanan kesehatan dasar dan layanan kemanusiaannya lainnya, ini tidak mudah, tapi penuh perjuangan dan pengorbanan. Maka, kami ucapkan terima kasih kepada PMI Banten dan PMI Kabupaten/Kota se-Banten,” ucapnya.(Nc)
TAGGED:BantenBantuanDAGdonor darahdukunganeropaIFRCKunjungannegaraorganisasipeduliPendonorPMItugas kemanusiaan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Previous Article Janji Politik Wali Kota, 2026 Pemkot Cilegon Siapkan Rp1,5 M Untuk Program Umrah Gratis
Next Article Permudah Keluarga Duka Urus Akta Kematian, Pemkot Cilegon Luncurkan Program Paduka
- Advertisement -
Ad imageAd image
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow
Terkini

Reuni Alumni Angkatan 2000 SMA Mekar Arum, Ajang Silaturahmi dan Mengenang Masa Indah

POPDA XII Banten 2026 di Cilegon Siap Memberikan Kesan Bagi Atlet, Venuenya Unik!

Sumbangan Bantu Korban Banjir, Anggota DPRD Fraksi NasDem Ingatkan BBWSCCC

Tak Hanya Logistik, Pemkab Serang Bantu Pemulihan Trauma Warga Terdampak Bencana

Perkuat Ketahanan Pangan, Desa Talagawarna Pabuaran Kembangkan Ayam Petelur

Kantor Pertanahan Kabupaten Serang Targetkan PTSL 9.031 Bidang Tanah di 2026

Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan, TPID Cilegon Gelar HLM

Pengangguran di Cilegon Didominasi Lulusan SMK, Ini Reaksi Wakil Wali Kota!

DKBP3A, Klinik Ambon Era Medika, Muslimat NU, dan LPNU Bantu Korban Banjir di Cikande

Antisipasi Banjir Susulan, Pemkab Serang Bangun Kolam Retensi di Bumi Ketos Kibin

- Advertisement -
Ad imageAd image
Related News
Pemerintah

Hadiri Rakornis TMMD ke-127/2026, Najib: Ini Momentum Kuatkan Kewaspadaan Ketahanan

Olahraga Pemerintah

Sambut Atlet Paralympic Cilegon Peraih Emas ASEAN Paragames 2026 Thailand, Ini Pesan Robinsar!

Pemerintah

Longsor Akibat Hujan Deras, TPT di Kantor Kecamatan Ciomas Diperbaiki

Pemerintah

Banjir Carenang Hingga 2,5 Meter, Zakiyah Tinjau Pengungsi dan Beri Bantuan

Bisnis Pemerintah

2026 Pemerintah Alokasikan Kuota 350.000 Rusun Bagi MBR Program KPR FLPP

  • Quick Links:
  • Pemerintah
  • Cilegon
  • Kabupaten Serang
  • Bisnis
  • Banten
  • Pemkot Cilegon
  • Banjir
  • Robinsar
  • Bupati Serang
  • Wali Kota
  • Pemkab Serang
  • Ratu Rachmatuzakiyah
  • Bantuan
  • program
  • Pendidikan
channelinfo.id
Faktual, Terkini: Tetap terhubung dengan kabar terkini dan pembaruan langsung. Dari politik, teknologi, hiburan, hingga topik lainnya—kami hadir dengan liputan real-time yang bisa Anda andalkan, 24/7.
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Iklan & Partnership
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

2025 © ChannelInfo.ID | Designed with ❤️ by Setiawan Chogah