Channelinfo.id — Kawan Robinsar (KAISAR) membela Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon di bawah kendali Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon Robinsar dan Fajar Hadi Prabowo dalam penanganan banjir yang dinilai sudah baik dan bekerja maksimal. KAISAR bahkan menepis isu negatif yang beredar tentang pasangan kepala daerah tersebut selama bencana.
Menurut Ketia KAISAR Rony Denero, bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Cilegon menjadi ujian nyata bagi kepemimpinan dan solidaritas sosial. Untuk itu, Rony mengapresiasi kinerja Pemkot Cilegon dan seluruh elemen yang terlibat dalam penanganan masyarakat terdampak banjir. Rony menilai, Pemkot Cilegon menunjukkan kehadiran negara di tengah krisis. Seperti Wali Kota Cilegon Robinsar yang terlihat selalu standby selama 3×24 jam untuk memastikan penanganan darurat, distribusi bantuan, hingga koordinasi lintas sektor berjalan optimal.
Termasuk, lanjut Rony, Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo yang terus bergerak aktif di lapangan meski tanpa sorotan media. Rony memastikan bahwa isu yang sempat beredar mengenai ketidakhadiran Wakil Wali Kota yang menyebut berada di luar negeri itu fitnah, tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
“Tidak semua kerja harus ditampilkan. Wakil Wali Kota bekerja dalam diam, memastikan bantuan, evakuasi, dan pendampingan warga berjalan. Isu yang beredar terbukti keliru,” tepis Rony, Senin (5/1/2026)..
Selain pimpinan daerah, Rony juga mengapresiasi para relawan yang bertugas tanpa mengenal waktu, mulai dari relawan dapur umum, tim evakuasi, hingga relawan yang melakukan pembersihan wilayah pascabanjir. Menurut Rony, banjir bukan hanya ujian infrastruktur, melainkan juga ujian kepedulian, keberanian mengambil keputusan, dan komitmen bersama menjaga lingkungan.
“Kepedulian menyatukan kita dalam bingkai juara,” tandas Rony.
Terpisah, pada apel perdana 2026 di halaman Kantor Wali Kota Cilegon pada Senin (5/1/2026), Robinsar menyampaikan empati sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat Kota Cilegon yang terdampak musibah banjir. Kata Robinsar, peristiwa yang terjadi menjadi pelajaran agar pemerintah bisa lebih sigap dan lebih hadir dalam merespons setiap persoalan.
Robinsar juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan banjir di sejumlah wilayah di Kota Cilegon, mulai dari Camat, TNI-Polri, PMI, Baznas, serta seluruh stakeholder yang sudah menunjukkan kekompakan dan koordinasi yang baik.
“Semoga semangat kebersamaan ini terus kita jaga dan kita implementasikan dalam program-program pembangunan ke depan,” harap Robinsar.
Politisi Partai Golkar ini juga berharap, 2026 menjadi tahun yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, baik bagi pemerintah maupun bagi masyarakat Kota Cilegon. (Ms/Nc)



