Channelinfo.id– Wali Kota Cilegon Robinsar melakukan Groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Pabrik produksi biji plastik (PET food-grade) berkapasitas 750.000 ton per tahun milik investor China atau Tiongkok Wankai Advanced Material Indonesia di kawasan The Royal Krakatau, Kota Cilegon, Selasa (9/12/2025). Robinsar pun menilai keberadaan pabrik membuka lapangan kerja baru yang berpotensi menekan angka pengangguran di Cilegon.
Robinsar mengapresiasi dan mengaku bangga atas hadirnya investor baru dari perusahaan asal Tiongkok yang resmi menanamkan modal atau investasi di wilayahnya tersebut. Menurut Robinsar, hadirnya investasi baru akan membawa manfaat besar bagi masyarakat Cilegon, terutama membuka lapangan kerja baru yang berpotensi menekan angka pengangguran di Cilegon.
“Investasi ini juga bisa memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan daerah,” ujar Robinsar.
Sebagai bentuk dukungan terhadap para investor, kata Robinsar, pihaknya berkomitmen untuk memberikan kemudahan dalam proses perizinan dan pelayanan terhadap investasi. Robinsar menegaskan, seluruh kebutuhan administratif investasi akan dibantu agar investor dapat menjalankan kegiatan usahanya dengan nyaman dan lancar.
“Jika ada pihak yang mempersulit atau menghambat proses perizinan, segera laporkan kepada kami,” ujar politisi Partai Golkar ini.
Ditegaskan Robinsar, pihaknya sangat terbuka terhadap para investor dari berbagai negara maupun sektor usaha. Robinsar berharap, investasi dari Wankai Group menjadi langkah awal bagi masuknya entitas usaha lainnya untuk turut berinvestasi di Kota Cilegon pada masa mendatang. Menurut Robinsar, adanya investasi dari Wankai Group dapat memberikan dampak positif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Cilegon.
“Saya harap investasi yang terjalin hari ini menjadi permulaan. Semoga entitas lain selain Wankai Group yang berada di China mau berinvestasi di Kota Cilegon untuk kedepannya,” harap Robinsar.

Sementara itu, Direktur Utama PT Krakatau Steel Muhammad Akbar mengatakan bahwa proses kerja samanya dengan Wankai Group berjalan sangat cepat dan efektif. Sejak tahap negosiasi hingga pelaksanaan groundbreaking hanya berlangsung dalam kurun waktu empat bulan. Wankai, dijelaskan Akbar, merupakan salah satu perusahaan mitra luar negeri yang paling cepat.
Akbar berharap, kehadiran investasi tersebut menjadi pintu masuk bagi lebih banyak perusahaan asing untuk berinvestasi di Kota Cilegon. Akbar berharap, groundbreaking tersebut tidak hanya seremonial, melainkan juga dapat melahirkan investor-investor baru ke depan di Kota Cilegon.
“Kami akan terus meningkatkan strategi dan menjalin kolaborasi dengan mitra dari luar maupun dalam negeri,” pungkas Akbar. (Ms/Nc)



