Channelinfo.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mencatatkan prestasi di tingkat nasional pada ajang Champions TP2DD 2025 yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) di Ballroom Hotel Kempinski Jakarta, Senin (1/12/2025). Pemkot Cilegon meraih Penghargaan Terbaik Pertama Kategori Rookie of The Year.
Penghargaan diberikan atas komitmen dan keberhasilan Pemkot Cilegon mempercepat dan memperluas implementasi digitalisasi di berbagai aspek pelayanan publik.
Penghargaan diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Cilegon Maman Mauludin mewakili Wali Kota yang mengapresiasi seluruh pihak yang sudah bekerja keras dan berkolaborasi mencapai prestasi tersebut. Penghargaan itu, menurut Maman, bukti nyata upaya dalam meningkatkan transparansi transaksi, khususnya terkait pembayaran belanja daerah, seperti kartu kredit daerah, kemudian pengamanan penerimaan pajak daerah, hingga pembayaran pajak dan retribusi daerah.
Diungkapkan Maman, pihaknya memulai TP2DD dari Mei 2021 sebagai wujud komitmen terhadap transparansi dan tata kelola pemerintahan yang lebih modern. Melalui TP2DD, Pemkot Cilegon memanfaatkan teknologi digital untuk mewujudkan ekosistem layanan yang lebih efisien, akuntabel, dan terbuka. TP2DD juga memaksimalkan penggunaan teknologi sekaligus memperkuat prinsip transparansi melalui ekosistem digital. Pihaknya juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk BI untuk memastikan digitalisasi di Kota Cilegon berjalan efektif.
“Ini (penghargaan-red) bukti bahwa Pemkot Cilegon berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang transparan dan dapat dipercaya,” jelas Maman.
Penghargaan Rookie of The Year Champions TP2DD 2025, dijelaskan Maman, diberikan atas capaian percepatan digitalisasi Pemkot Cilegon yang dinilai mampu memberikan dampak signifikan terhadap pelayanan publik, terutama dalam proses administrasi, transaksi keuangan daerah, hingga optimalisasi layanan berbasis digital.
Maman berharap, penghargaan yang diterima Pemkot Cilegon menjadi pendorong bagi seluruh ASN di Pemkot Cilegon untuk terus beradaptasi dan mengikuti perkembangan digitalisasi. Seluruh ASN di lingkup Pemkot Cilegon juga diimbau agar terus mengikuti tahapan digitalisasi yang ada, sehingga masyarakat mendapatkan kemudahan layanan dan proses transparansi dapat terjaga.
“Digitalisasi ini bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” jelas Maman.
Dengan diraihnya penghargaan ini, lanjut Maman, Pemkot Cilegon berkomitmen untuk terus memperkuat transformasi digital demi menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, dan transparan bagi seluruh masyarakat. (Ms/Nc)



