channelinfo.id
  • Bisnis
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukrim
  • Inspirasi
  • Pemerintah
  • Wanita
  • Cilegon
  • Kabupaten Serang
  • Banten
  • Pemkot Cilegon
  • Banjir
  • Robinsar
  • Bupati Serang
  • Wali Kota
  • Pemkab Serang
channelinfo.idchannelinfo.id
Font ResizerAa
  • Bisnis
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukrim
  • Inspirasi
  • Pemerintah
  • Wanita
Search
  • Rubrik
    • Bisnis
    • Nasional
    • Internasional
    • Hukrim
    • Inspirasi
    • Pemerintah
    • Wanita
  • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Disclaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan & Partnership
    • Syarat dan Ketentuan
Punya akun? Sign In
Follow US
© 2026 ChannelInfo.ID | Designed with ❤️ by Setiawan Chogah
Bisnis

Perluas Akses Keuangan Syariah, OJK Resmikan EPIKS di Ponpes Minhaajurrosyidiin Jakarta

Oleh: Redaksi
Terbit: 9 Desember 2025 - 17.32 WIB
Share
7 Min Read

Channelinfo.id– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Kementerian Agama (Kemenag), dan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi DKI Jakarta meresmikan pembentukan Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) di Pondok Pesantren (Ponpes) Minhaajurrosyidiin, Jakarta Timur, Selasa (9/12/2025). Pembentukan EPIKS sebagai langkah strategis untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah, serta memperkuat ekosistem ekonomi syariah di wilayah DKI Jakarta.

Acara diresmikan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi yang dalam sambutannya mangapresiasi kolaborasi peresmian EPIKS dan pandangannya terhadap peran strategis pesantren membangun generasi melek keuangan syariah. Dengan peresmian EPIKS, dijelaskan Friderica, pihaknya ingin memberikan nilai tambah kepada Ponpes dalam literasi dan inklusi keuangan. Menurut Friderica, pembentukan RPIKS menjadi bekal penting untuk santriwan dan santriwati agar bisa menyiapkan masa depan lebih baik, selain untuk pesantren sendiri.

“Yang kita edukasi bukan hanya santriwan-santriwatinya, tapi juga para pengurus pondoknya, para guru- gurunya, dan seluruh keluarga sekitarnya,” ungkap Friderica.

Friderica juga menekankan pentingnya peran pesantren sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dan pelindungan masyarakat menghadapi risiko keuangan di era digital. Menurut Friderica, pendidikan, ilmu, dan literasilah yang akan menjaga para santri dari berbagai bahaya yang muncul di era digitalisasi. OJK, dijelaskan Friderica, mempunyai tugas lain selain mengatur dan mengawasi, yakni melindungi dengan memberikan edukasi.

“Yang kita edukasi bukan hanya santriwan-santriwatinya, tapi juga para pengurus pondoknya, para guru- gurunya, dan seluruh keluarga sekitarnya,” ujar Friderica.

Baca Juga

Perkuat Ketahanan Pangan, Desa Talagawarna Pabuaran Kembangkan Ayam Petelur
Akses KPR Ditolak Bank, Platform Miliki Rumah Indonesia Jadi Solusi Bagi Konsumen
Temu Pengurus dan Anggota, DPD REI Banten Kejar Target Bangun 12 Ribu Rumah di 2026
2026 Pemerintah Alokasikan Kuota 350.000 Rusun Bagi MBR Program KPR FLPP

Sementara itu, Kepala OJK Jabodebek Edwin Nurhadi menambahkan, EPIKS merupakan bentuk kolaborasi OJK dengan lembaga jasa keuangan dalam menyediakan layanan keuangan syariah yang lebih mudah dijangkau dan relevan dengan kebutuhan masyarakat pesantren. Program juga didesain untuk mendukung pengembangan produk keuangan syariah secara terarah, termasuk tabungan pelajar, pembiayaan UMKM, layanan investasi syariah, serta pelatihan literasi keuangan.

“Dengan terbentuknya EPIKS, saya berharap para pelajar, mahasiswa, santri, tenaga pengajar, serta masyarakat sekitar pesantren dapat lebih mudah dan aktif memanfaatkan produk dan layanan keuangan syariah, sehingga mampu mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah,” harap Edwin.

Baca Juga

Jaga Kesehatan Pegawai, BPRSCM Gandeng Puskesmas Jombang Gelar MCU
Toserba ke-4 Riana Collection Launching di Pabuaran, Penuhi Kebutuhan Fashion Keluarga
OJK Serahkan 2 Tersangka Tindak Pidana Jasa Keuangan ke Kejaksaan, Sempat Kabur ke Qatar
Iuran Rp16.800 Per Bulan, UMKM di Cilegon Dapat Jaminan Kecelakaan Kerja dan Kematian

- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkait itu, Ketua Ponpes Minhaajurrosyidiin Chairul Baihaqi menyambut antusias inisiatif OJK memprakarsai pembentukan EPIKS.

“Saya berharap, program EPIKS di Ponpes Minhaajurrosyidiin ini jadi sarana kolaborasi strategis berkelanjutan antara berbagai pihak, sekaligus percontohan bagi ekosistem pendidikan Islam lainnya,” harap Chairul.

Latar Belakang Program EPIKS

EPIKS merupakan program strategis TPAKD Provinsi DKI Jakarta untuk memperluas akses keuangan syariah bagi masyarakat dan menjadi bagian dari roadmap Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) DKI Jakarta yang berfokus pada peningkatan literasi dan edukasi, penguatan lembaga keuangan syariah, pengembangan industri halal, serta pemberdayaan UMKM Syariah.

Inisiatif itu juga bertujuan untuk mendukung visi ‘Jakarta Top 20 Global City’c khususnya dalam penguatan posisi Jakarta sebagai pusat keuangan yang kompetitif melalui optimalisasi pasar modal syariah dan penguatan ekosistem ekonomi syariah.

Baca Juga

Perkuat Aspek Penerapan Tata Kelola dan Pengawasan SRO, OJK Terbitkan POJK 31/2025
IASC OJK Terima 411.055 Laporan Penipuan Daring, Kerugian Capai Rp9 Triliun
Ajak Gen Z Bijak Kelola Keuangan, OJK Gelar Literasi Finansial di SMA Taruna Nusantara Magelang
OJK Lantik Deputi Komisioner, Kepala Departemen, dan Kepala OJK Daerah, Ini Daftar Namanya!

Program EPIKS 2025 dan Kolaborasi Terintegrasi

EPIKS dirancang sebagai program literasi dan inklusi keuangan syariah yang menempatkan pesantren sebagai pusat kegiatan ekonomi syariah. Ponpes Minhaajurrosyidiin dipilih mengingat besarnya ekosistem pendidikan, dengan lebih dari 1.600 pelajar, 300 santri, serta lebih dari 22 UMKM yang dapat didorong melalui ekosistem keuangan syariah.

Kolaborasi pelaksanaan EPIKS di Ponpes Minhaajurrosyidiin melibatkan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Bank Syariah Indonesia, PT Phintraco Sekuritas, dan Sekolah Tinggi Agama Islam Minhaajurrosyidiin (STAIMI).

Rangkaian Pelaksanaan EPIKS di Ponpes Minhaajurrosyidiin

Kegiatan inkubasi dan seremoni pembentukan EPIKS meliputi Edukasi keuangan syariah dan pasar modal untuk ±750 pelajar dan mahasiswa, Penyerahan simbolis kartu santri dan tabungan Pelajar sebagai sarana transaksi keuangan syariah, Pemberdayaan UMKM dan Koperasi menjadi Agen Laku Pandai Syariah sebagai pusat layanan keuangan syariah satu pintu, Penandatanganan komitmen bersama pembentukan Galeri Investasi Syariah (GIS) dan merupakan GIS pertama yang berdiri di lingkungan Ponpes di wilayah DKI Jakarta, serta Inisiatif Green Economy, melalui penyediaan Reverse Vending Machine yang mengintegrasikan pengelolaan botol plastik ke dalam transaksi keuangan, dan kegiatan penanaman pohon.

Selain melalui pembentukan EPIKS, berbagai upaya terus digalakkan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah yang secara nasional menunjukkan kemajuan signifikan. Hingga Oktober 2025, OJK dan para pemangku kepentingan telah melaksanakan 1.627 kegiatan edukasi keuangan syariah yang menjangkau 6.220.084 peserta, serta 5.738 kegiatan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) Syariah dengan total 15.203.488 peserta.

Berbagai program tematik juga digerakkan secara masif, di antaranya Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah (SAKINAH), Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah (SICANTIKS), School of Syariah (SOS), Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO) 2025, dan Syariah Financial Fair (SYAFIF) yang secara kolektif memperkuat pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah.

Pada saat yang sama, implementasi EPIKS turut menghasilkan pembukaan 93 agen layanan keuangan syariah, pembentukan Galeri Investasi Syariah, peningkatan akses pembiayaan, serta berbagai kegiatan edukasi di pesantren dan wilayah sekitarnya. Capaian itu melengkapi pelaksanaan program EPIKS pada tahun sebelumnya, di mana sepanjang 2024 OJK telah merealisasikan program tersebut di 10 pondok pesantren, disertai pra-kegiatan di 20 pondok pesantren lainnya di berbagai daerah.

Dihadiri lebih dari 750 Pelajar dan Santri di lingkungan Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, peresmian pembentukan EPIKS turut dihadiri Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik, Wakil Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Bob Tyasaka Ananta, Direktur Phintraco Sekuritas Andre Mahardika, Kepala Biro Dikmental Setda Provinsi DKI Jakarta Fakar Eko Satriyo, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Minhaajurrosyidiin Dr Tri Gunawan, perwakilan kantor wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi DKI Jakarta, dan mitra strategis lainnya. (Nc)

TAGGED:EPIKSJakartakeuangan syariahMinhaajurrosyidiinOJKPonpes
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Previous Article Peringati Hakordia 2025, Plt Sekda Cilegon Ajak Pemangku Kepentingan Cegah Korupsi
Next Article Pabrik Biji Plastik Kapasitas 750 Ribu Ton Dibangun Investor China di Cilegon, Ini Kata Walikota!
- Advertisement -
Ad imageAd image
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow
Terkini

Reuni Alumni Angkatan 2000 SMA Mekar Arum, Ajang Silaturahmi dan Mengenang Masa Indah

HPN 2026, DPRD Kabupaten Serang Nilai Tantangan Pers di Era Digital Semakin Besar

TKW di Saudi Asal Tanara Kembali ke Tanah Air, Sempat Viral Minta Pulang Akibat Pendarahan

Komisi IV DPRD Kabupaten Serang Audiensi dengan BBWSC3, Desak Solusi Permanen Atasi Banjir

Cegah Banjir Susulan di Binuang, BBWSCCC Didesak Percepat Normalisasi Sungai Cidurian

Wujudkan Lingkungan Sehat, Pemerintah Kecamatan Binuang Gelar Aksi Bersih-bersih

2 Desa Terdampak Banjir Butuh Dapur Umum, Banyak Warga Alami Gatal dan Kaki Bengkak

Peduli Korban Banjir, Disdukcapil Kabupaten Serang Buka Layanan Adminduk di Pengungsian

2.105 Ha Lahan Sawah di kabupaten Serang Terendam Banjir, 519 Ha Puso

Resmikan Gedung Puskesmas Kibin, Ini Pesan Bupati Ratu Zakiyah Untuk Tenaga Kesehatan!

- Advertisement -
Ad imageAd image
Related News
Bisnis

Lebih dari 95 Persen Jaringan XLSMART di Aceh, Sumut, dan Sumbar Pulih

Bisnis

Indosat Dorong Pemberdayaan UMKM Lewat Workshop Literasi Digital GenSi

Bisnis

Indosat Optimalkan Kapasitas di 454 BTS Sambut Nataru, Proyeksikan Lonjakan Trafik Double Digit di Jakarta Raya

Bisnis

Dukung Kesiapan Jaringan Nataru, Indosat Perkuat Jaringan Berbasis AI dan 5G di Jakarta Raya

Bisnis

Mitigasi Risiko, OJK Banten Perkuat Literasi Keuangan Digital di Masyarakat

  • Quick Links:
  • Pemerintah
  • Cilegon
  • Kabupaten Serang
  • Bisnis
  • Banten
  • Pemkot Cilegon
  • Banjir
  • Robinsar
  • Bupati Serang
  • Wali Kota
  • Pemkab Serang
  • Ratu Rachmatuzakiyah
  • Bantuan
  • program
  • Pendidikan
channelinfo.id
Faktual, Terkini: Tetap terhubung dengan kabar terkini dan pembaruan langsung. Dari politik, teknologi, hiburan, hingga topik lainnya—kami hadir dengan liputan real-time yang bisa Anda andalkan, 24/7.
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Iklan & Partnership
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

2025 © ChannelInfo.ID | Designed with ❤️ by Setiawan Chogah