channelinfo.id
  • Bisnis
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukrim
  • Inspirasi
  • Pemerintah
  • Wanita
  • Cilegon
  • Kabupaten Serang
  • Banten
  • Pemkot Cilegon
  • Banjir
  • Robinsar
  • Bupati Serang
  • Wali Kota
  • Pemkab Serang
channelinfo.idchannelinfo.id
Font ResizerAa
  • Bisnis
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukrim
  • Inspirasi
  • Pemerintah
  • Wanita
Search
  • Rubrik
    • Bisnis
    • Nasional
    • Internasional
    • Hukrim
    • Inspirasi
    • Pemerintah
    • Wanita
  • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Disclaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan & Partnership
    • Syarat dan Ketentuan
Punya akun? Sign In
Follow US
© 2026 ChannelInfo.ID | Designed with ❤️ by Setiawan Chogah
Inspirasi

Pohon-pohon yang Ditanam Setelah Luka: Novel yang Menanam Sunyi dan Menyirami Diri Sendiri

Pohon-pohon yang Ditanam setelah Luka adalah novel yang tidak menawarkan klimaks besar. Namun setiap lembarnya mengandung denyut—sebuah slow burn literature yang menenangkan di tengah dunia yang serba cepat.

Oleh: Redaksi
Terbit: 10 Oktober 2025 - 00.49 WIB
Share
4 Min Read
Pohon-pohon yang Ditanam Setelah Luka, sebuah novel karya Setiawan Chogah.
Pohon-pohon yang Ditanam Setelah Luka, sebuah novel karya Setiawan Chogah.

CHANNELINFO.ID — Bagi sebagian pembaca, luka adalah sesuatu yang ingin dilupakan. Namun bagi Setiawan Chogah, luka justru perlu ditanam—karena dari sanalah akar penerimaan tumbuh.

Contents
  • Dari Wattpad jadi Buku
  • Raif, Rumah, dan Luka yang Belajar Diam
  • Bahasa yang Menyimpan Napas
  • Cinta yang Tidak Memaksa Dikenal
  • Dari Buku ke Hati Pembaca

Novel debutnya, Pohon-pohon yang Ditanam Setelah Luka, yang sebelumnya sempat populer di Wattpad, kini resmi hadir dalam bentuk cetak, dengan dua pilihan edisi: softcover dan hardcover. Buku setebal 246 halaman ini menawarkan pengalaman membaca yang pelan, lembut, dan menenangkan.

Dari Wattpad jadi Buku

Beberapa bulan lalu, novel ini lahir di platform daring Wattpad dan cepat menarik perhatian pembaca kategori sastra, psikologis, dan penerimaan diri. Bahasa yang jernih dan alur yang bernafas tenang membuatnya menonjol di antara karya yang bising. “Aku tidak bisa membaca cepat,” tulis salah satu pembaca. “Tiap adegan seperti film kecil.”

Kini, versi cetaknya bukan sekadar reproduksi digital, tetapi revisi dengan tambahan bab dan detail mikro—permintaan langsung dari sang penulis yang ingin “tidak ada lagi yang disembunyikan.”

Raif, Rumah, dan Luka yang Belajar Diam

Tokoh utama novel ini, Raif, adalah penulis sekaligus perenung. Ia tidak diceritakan dengan teriak atau amarah, melainkan lewat gerak kecil: menata kursi, menyiram bambu, menulis di buku kraft, atau menatap daun yang gugur. Tapi dari detail keseharian itulah, pembaca diajak menyusuri lapisan hidup yang lebih dalam—tentang kesepian, cinta yang tak bisa dinamai, dan iman yang diuji oleh keterbatasan mencintai dengan benar.

Baca Juga

Reuni Alumni Angkatan 2000 SMA Mekar Arum, Ajang Silaturahmi dan Mengenang Masa Indah
Respons Bencana Sumatera, PMI Cilegon Kirim Personel Logistik ke Gudang Darurat PMI Pusat
Resmi Jadi Caretaker Ketua KNPI Banten, Kiki Fauzi Siap Satukan Seluruh Elemen Pemuda
Lantik Najib Jadi Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Serang, Tatu Titip Bantuan Hibah

Chogah memotret kehidupan Raif dengan gaya yang pelan, nyaris seperti meditasi. Setiap bab diberi nama tanaman—Ficus virens, Santalum album, Olea europaea, Rosa chinensis minima, hingga Nepenthes mirabilis—bukan sekadar simbol, tapi cermin batin. Tiap flora menjadi representasi emosi: ketabahan, penerimaan, kesetiaan, dan kerelaan.

Pohon-pohon yang Ditanam Setelah Luka, sebuah novel karya Setiawan Chogah.
Pohon-pohon yang Ditanam Setelah Luka, sebuah novel karya Setiawan Chogah.

Bahasa yang Menyimpan Napas

Gaya penulisan Setiawan Chogah bisa disebut “Raifian tone”—ciri khas yang memadukan ketenangan, filosofi, dan permenungan harian. Kalimatnya tidak menggurui, tapi menuntun.

Ia menulis dengan kepekaan seorang pengamat taman: setiap kata dipilih agar tidak menyinggung udara.

Baca Juga

Dilantik, Pengurus PMI Kabupaten Serang Masa Bakti 2025–2030 Hadapi 3 Tantangan Besar
Komunitas Suara Kebaikan Beri Motivasi Mahasiswa Kembangkan Potensi Diri
PMI Cilegon Salurkan Bantuan Rp50 Juta bagi Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumbar
PMI Cilegon Dapat Bantuan Water Treatment Untuk Penyediaan Air Bersih Korban Bencana di Sumatera

“Novel ini seperti membaca kesunyian yang bisa disentuh,” tulis seorang pembaca Wattpad. Dan memang begitu adanya. Pohon-pohon yang Ditanam Setelah Luka tidak meminta kita terburu-buru memahami, tapi membiarkan kita berhenti dan bernapas di sela baris-barisnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Cinta yang Tidak Memaksa Dikenal

Di tangan Chogah, cinta bukan perkara memiliki. Cinta adalah kehadiran yang diam, seperti akar yang bekerja tanpa perlu terlihat. Hubungan Raif dengan tokoh-tokoh lain—Rangga, Dinda, Keira, Ayra, dan Amar—dibangun dengan lapisan moral yang kompleks tapi manusiawi. Tidak ada hitam-putih. Hanya orang-orang yang berusaha tidak melukai, meski harus kehilangan.

Pohon-pohon yang Ditanam setelah Luka adalah novel yang tidak menawarkan klimaks besar. Namun setiap lembarnya mengandung denyut—sebuah slow burn literature yang menenangkan di tengah dunia yang serba cepat.

Dari Buku ke Hati Pembaca

Bagi pembaca yang pertama kali mengenal karya ini di Wattpad, versi cetaknya terasa seperti rumah kedua. Dengan desain sederhana, dua edisi (soft dan hard), dan bahasa yang tetap lembut, buku ini mempertegas pesan Chogah: tidak semua yang tumbuh harus berbuah, sebagian cukup meneduhkan.

Novel Pohon-pohon yang Ditanam Setelah Luka kini dapat dibeli melalui Tokopedia Setiawan Chogah.

Namun lebih dari sekadar buku, karya ini adalah undangan: untuk berhenti sebentar, menatap daun, mendengarkan napas sendiri, dan mungkin—menemukan rumah yang tidak lagi dicari di luar, melainkan di dalam dada yang perlahan belajar pulih.

Baca Juga

Konseling Gizi pada Pasien Diabetes Melitus
Telusur Jejak Budaya Yogyakarta, Dari Pecinan Ketandan hingga Kreativitas DAGADU
OJK Gandeng KP2MI dan BI Luncurkan Buku Saku Literasi Keuangan Untuk Pekerja Migran
PMI Banten Targetkan Donor Darah Jadi Lifestyle Generasi Muda
TAGGED:BukuNovelPohon-pohon yang Ditanam setelah LukaSastraSetiawan Chogah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Previous Article PGN Area Cilegon Edukasi Warga Catat Meter Pemakaian Gas Mandiri Melalui WA & PGN Mobile
Next Article Membanggakan, 5 Siswa SMPN 2 Karangtanjung Raih Juara FTBI3 Rayon 1 Pandeglang
- Advertisement -
Ad imageAd image
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow
Terkini

HPN 2026, DPRD Kabupaten Serang Nilai Tantangan Pers di Era Digital Semakin Besar

TKW di Saudi Asal Tanara Kembali ke Tanah Air, Sempat Viral Minta Pulang Akibat Pendarahan

Komisi IV DPRD Kabupaten Serang Audiensi dengan BBWSC3, Desak Solusi Permanen Atasi Banjir

Cegah Banjir Susulan di Binuang, BBWSCCC Didesak Percepat Normalisasi Sungai Cidurian

Wujudkan Lingkungan Sehat, Pemerintah Kecamatan Binuang Gelar Aksi Bersih-bersih

2 Desa Terdampak Banjir Butuh Dapur Umum, Banyak Warga Alami Gatal dan Kaki Bengkak

Peduli Korban Banjir, Disdukcapil Kabupaten Serang Buka Layanan Adminduk di Pengungsian

2.105 Ha Lahan Sawah di kabupaten Serang Terendam Banjir, 519 Ha Puso

Resmikan Gedung Puskesmas Kibin, Ini Pesan Bupati Ratu Zakiyah Untuk Tenaga Kesehatan!

Ketua Fraksi PAN Desi Ferawati Pastikan DPRD Terus Kawal Bantuan Untuk Korban Banjir

- Advertisement -
Ad imageAd image
Related News
Inspirasi

Membanggakan, 5 Siswa SMPN 2 Karangtanjung Raih Juara FTBI3 Rayon 1 Pandeglang

Inspirasi

Pemuda asal Mancak Wendi Juwendi Terpilih Jadi Duta DPD RI Wakili Banten

Inspirasi

Hotman Siregar, Dibalik Kesiapsiagaan Bencana Ada Gairah di Lapangan Basket

Inspirasi

Peran Aktif Mahasiswa PLP Kelompok 2 UIN SMH Banten Sukseskan OBA ke-8 MAN 1 Cilegon

Inspirasi Wanita

FASLAB, Optimalisasi Pemeriksaan Darah Rutin dan Kimia Klinik di RSDP

  • Quick Links:
  • Pemerintah
  • Cilegon
  • Kabupaten Serang
  • Bisnis
  • Banten
  • Pemkot Cilegon
  • Banjir
  • Robinsar
  • Bupati Serang
  • Wali Kota
  • Pemkab Serang
  • Ratu Rachmatuzakiyah
  • Bantuan
  • program
  • Pendidikan
channelinfo.id
Faktual, Terkini: Tetap terhubung dengan kabar terkini dan pembaruan langsung. Dari politik, teknologi, hiburan, hingga topik lainnya—kami hadir dengan liputan real-time yang bisa Anda andalkan, 24/7.
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Iklan & Partnership
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

2025 © ChannelInfo.ID | Designed with ❤️ by Setiawan Chogah