Channelinfo.id – Program Sarana dan Prasarana Pembangunan Wilayah Kelurahan Jujur, Amanah, Religius dan Berprestasi atau Saban Juare Pemkot Cilegon di 2026 difokuskan pada tiga hal, yakni perbaikan jalan lingkungan, penerangan jalan, dan penanggulangan banjir.
Demikian diungkapkan Wali Kota Cilegon Robinsar di sela aktivitasnya di lingkungan Pemkot Cilegon, Rabu (7/1/2026).
“Awal tahun 2026 ini, kami akan fokus ke tiga program Program Saban Juare yang menjadi persoalan utama berkaitan langsung dengan masyarakat, yaitu perbaikan jalan lingkungan, penerangan jalan, dan penanggulangan banjir,” ungkap Robinsar.
Menurut pria kelahiran 19 April 1992 ini, tiga hal tersebut saat ini menjadi isu utama atau persoalan yang ada di masyarakat. Robinsar pun meminta Kelompok Masyarakat (Pokmas) beserta Lurah dan Camat di Kota Cilegon agar memanfaatkan dana yang digelontorkan pada program Sarana dan Prasarana Pembangunan Wilayah Kelurahan Jujur, Amanah, Religius dan Berprestasi atau Saban Juare yang difokuskan terhadap tiga hal tersebut.
“Dana tahun ini Saban Juare itu sudah kami buat juknisnya (petunjuk teknis-red). Jadi, jangan ada lagi bikin-bikin gapura, itu bukan tidak manfaat, tapi ada yang lebih urgent (mendesak-red), ada yang lebih penting,” tegas Politisi Partai Golkar ini.
Robinsar mencontohkan, dana yang difokuskan pada tiga hal tersebut, seperti perbaikan jalan rusak, kemudian ketika ada jalan gelap agar dipasang lampu. Selanjutnya, untuk penanggulangan banjir, jika anggarannya ada, dipersilakan mau melakukan apa, seperti normalisasi sungai dan sebagainya. Anggaran program Saban Juare, kata Robinsar, difokuskan ke tiga hal tersebut agar tidak digunakan untuk sosialisasi semata.
“Uang ini (anggaran-ted) jangan sampai buat hura-hura, jangan buat sosialisasi saja, buat makan dan minum saja, mendingan buat bikin apa, bangun apa supaya ada wujudnya di masyarakat,” terang lulusan SMA Al-Azhar 2 Jakarta 2010 ini.
Robinsar pun berpesan agar dana program Saban Juare dikelola dengan baik dan meminta masyarakat bersabar, karena saat ini ia bersama jajarannya di Pemkot Cilegon tengah berproses untuk menyelesaikan persoalan yang ada.
“Karena memang ini amanah tanggung jawab, sebagai Wali Kota, sebagai pimpinan daerah kami ingin mengoptimalkan semuanya,” tegas Ketua PSSI Kota Cilegon periode 2025 ini.
“Hanya mungkin kami minta waktu, minta sabarnya. Prinsipnya, semua itu sedang kami proses, sedang dalam tahapan-tahapan agar apa yang menjadi persoalan, satu persatu bisa kita selesaikan,” pungkas Ketua DKM Masjid Al-Amin sejak 2020 ini. (Ms/Nc)



