Channelinfo.id – Realisasi pendapatan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon tahun ink hingga 25 September disebut sudah mencapai 67 persen, begitupun realisasi belanja sudah mencapai 64 persen.
Demikian diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Maman Mauludin saat memimpin apel awal bulan di Halaman Kantor Wali Kota Cilegon, Senin (3/11/2025).
Dalam amanatnya, Maman mengingatkan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menjaga ketepatan administrasi menjelang akhir tahun anggaran.
“Alhamdulillah, hingga tanggal 25 kemarin, realisasi pendapatan kita sudah berada di angka 67 persen dan belanja di kisaran 63 persen,” ungkap Maman.
Pencapaian itu, menurut Maman, patut disyukuri, tetapi masih perlu percepatan agar seluruh kegiatan dapat diselesaikan baik secara teknis maupun administrasi keuangan. Pada kesempatan itu juga, Maman melaporkan hasil keikutsertaannya pada rapat koordinasi seluruh Sekda se-Indonesia yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Kegiatan menjadi ajang penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dan memahami arah kebijakan pembangunan nasional.
“Di rapat kemarin juga kami mendapatkan sejumlah arahan penting dari pemerintah pusat, terutama terkait sinkronisasi program antara pusat dan daerah,” ungkapnya.
Mulai 2026, kata Maman, seluruh pemerintah daerah diminta memastikan program-programnya sejalan dengan prioritas nasional.
“Ini menjadi tugas kita bersama untuk mengawalnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Maman menekankan pentingnya kolaborasi antar OPD mengawal program prioritas dan memastikan kesiapan dalam penyusunan rencana kerja ke depan.
“Kita perlu menyusun langkah konkret agar berbagai peluang program dan dukungan dari pusat dapat dimanfaatkan optimal untuk mempercepat pembangunan di Kota Cilegon,” pungkasnya.(Ms/Nc)



