Channelinfo.id – Wali Kota Cilegon Robinsar mengungkapkan kondisi keuangan daerah Pemkot Cilegon, dimana tahun ini tidak mengalami defisit anggaran. Robinsar juga memperkirakan dana transfer ke daerah pada 2026 mendatang akan berkurang hingga Rp235 miliar.
Itu diungkapkan Robinsar dalam amanatnya saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Ibu di halaman Kantor Wali Kota Cilegon, Rabu (17/12/2025).
Upacara diikuti Pejabat Eselon II dan III beserta jajaran staf di lingkungan Pemkot Cilegon. Kata, Robinsar, Hari Kesadaran Nasional menjadi momentum refleksi bagi ASN untuk meneguhkan jati diri dan tanggung jawab sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Robinsar pun menekankan pentingnya integritas, disiplin, loyalitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pemerintahan, khususnya pelayanan publik. Robinsar pun mengajak seluruh ASN, mulai dari Camat, Lurah hingga perangkat daerah di bawahnya untuk evaluasi kinerja selama satu tahun terakhir, sekaligus memperbaiki berbagai hal yang dinilai belum optimal. Robinsar berharap, jajarannya ke depan bisa lebih maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat Cilegon.
Terkait kondisi cuaca tahun ini, Robinsar meminta jajarannya untuk lebih hadir di tengah masyarakat, khususnya yang bertugas langsung di lapangan. Menurut Robinsar, kehadiran pemerintah sangat penting dalam merespons potensi bencana dan permasalahan di lingkungan. Oleh karena itu, Ia menghimbau Camat, Lurah dan OPD terkait turun langsung ke masyarakat, berkoordinasi, serta memastikan penanganan cepat dan tepat apabila terjadi musibah. Prinsipnya, kata ASN disumpah untuk mengabdikan diri untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan tidak mementingkan kepentingan pribadi.
“Apalagi, di tengah cuaca yang kurang menentu saat ini, saya minta kita semua memiliki peran aktif. Camat, Lurah, khususnya yang di lapangan di masyarakat lebih hadir lagi. Ketika ada potensi bencana atau lingkungan yang terkena bencana musibah harus hadir di tempat,” imbau politisi Partai Golkar ini.
Pada kesempatan itu, Robinsar juga menyampaikan kabar positif terkait kondisi keuangan daerah Pemkot Cilegon, dimana tahun ini pihaknya tidak mengalami defisit anggaran seperti tahun lalu berkat efisiensi belanja dan komitmen seluruh perangkat daerah. Atas kondisi itu, Robinsar mengapresiasi seluruh ASN dan OPD yang berkontribusi dalam pengelolaan keuangan daerah, sehingga hak-hak masyarakat dapat terpenuhi dan tidak terjadi defisit anggaran seperti tahun sebelumnya.
Menutup amanatnya, Robinsar menegaskan bahwa Pemkot Cilegon ke depan akan memprioritaskan anggaran untuk kebutuhan dasar masyarakat, di antaranya penanganan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), serta pembangunan infrastruktur dan sektor pendidikan. Robinsar juga menginstruksikan seluruh perangkatnya untuk membatasi kegiatan yang bersifat seremonial, serta fokus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Di 2026 dana transfer ke daerah diperkirakan akan berkurang sekitar Rp235 miliar. Untuk itu, saya minta seluruh perangkat daerah lebih bijak lagi dalam penggunaan anggaran, terutama menekan belanja yang tidak prioritas atau kegiatan bersifat seremonial. Soalnya, tahun depan kita fokuskan anggaran untuk kebutuhan masyarakat,” ungkap Robinsar. (Ms/Nc)


