channelinfo.id
  • Bisnis
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukrim
  • Inspirasi
  • Pemerintah
  • Wanita
  • Cilegon
  • Kabupaten Serang
  • Banten
  • Pemkot Cilegon
  • Banjir
  • Robinsar
  • Bupati Serang
  • Wali Kota
  • Pemkab Serang
channelinfo.idchannelinfo.id
Font ResizerAa
  • Bisnis
  • Nasional
  • Internasional
  • Hukrim
  • Inspirasi
  • Pemerintah
  • Wanita
Search
  • Rubrik
    • Bisnis
    • Nasional
    • Internasional
    • Hukrim
    • Inspirasi
    • Pemerintah
    • Wanita
  • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Disclaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan & Partnership
    • Syarat dan Ketentuan
Punya akun? Sign In
Follow US
© 2026 ChannelInfo.ID | Designed with ❤️ by Setiawan Chogah
Uncategorized

Swasembada Pangan di Cilegon Terkendala Lahan Sawah, Sebagian Besar Tadah Hujan

Oleh: Redaksi
Terbit: 7 Januari 2026 - 15.06 WIB
Share
3 Min Read

Channelinfo.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon terkendala dalam merealisasikan swasembada pangan lantaran minimnya lahan baku sawah. Saat ini lahan sawah hanya tersisa 1.151 hektare yang dipertahankan melalui kebijakan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), itu pun sebagian besar lahan tadah hujan.

Itu terungkap pada kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto secara daring melalui Zoom Meeting di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Pemkot Cilegon, Rabu (7/1/2026). Hadir Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo dan Kepala Dinas Pertanian Kota Cilegon Ridwan.

“Kota Cilegon saat ini memiliki lahan baku sawah seluas kurang lebih 1.151 hektare yang terus dipertahankan melalui kebijakan LP2B,” ungkap Ridwan.

Sementara Pemkot Cilegon, kata Ridwan, mendapat target Luas Tambah Tanam (LTT) bulanan dari Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai bagian dari program nasional swasembada pangan. Untuk periode berjalan, LTT di Kota Cilegon tercatat mencapai sekitar 500 hektare.

Dari sisi produksi, disebutkan Ridwan, produksi padi di Kota Cilegon mengalami peningkatan signifikan, tercatat dari sekira 10.500 ton pada 2024 meningkat menjadi sekira 13.500 ton pada 2025. Sebagian hasil produksi, kata Ridwan, dimanfaatkan untuk kebutuhan petani, sementara sisanya diserap Bulog dan didukung pasokan dari daerah lain.

Baca Juga

6,6 Ha LP2B di Kabupaten Serang Dialihfungsikan Jadi Exit Tol Menuju RS Adhyaksa
Warga Cibeber Cilegon Minta Normalisasi Kali Untuk Tanggulangi Banjir Berkelanjutan
POPDA XII Banten 2026 di Cilegon Siap Memberikan Kesan Bagi Atlet, Venuenya Unik!
Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan, TPID Cilegon Gelar HLM

“Untuk kendala, lahan pertanian di Cilegon sebagian besar masih bersifat tadah hujan,” tukasnya.

Pihaknya, lanjut Ridwan, sudah melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk perbaikan dan peningkatan sistem irigasi yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian ke depan. Kegiatan nasional Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden, menurut Ridwan, menjadi momentum penting untuk memperkuat ketahanan pangan, serta menegaskan komitmen Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo mendukung penuh kebijakan dan program Pemerintah Pusat pada bidang ketahanan pangan. Menurut Fajar, sinergi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan pencapaian swasembada pangan nasional.

Baca Juga

Pengangguran di Cilegon Didominasi Lulusan SMK, Ini Reaksi Wakil Wali Kota!
Sambut Atlet Paralympic Cilegon Peraih Emas ASEAN Paragames 2026 Thailand, Ini Pesan Robinsar!
Sudah 33 Dapur MBG Beroperasi di Cilegon Dikelola Berbagai Instansi dan Swasta
2026 Pendidikan di Cilegon Kurangi Agenda Seremonial, Fokus Pembelajaran Digital

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo dalam arahannya menekankan capaian swasembada pangan nasional 2025 yang berhasil direalisasikan lebih cepat dari target awal. Keberhasilan itu, diklaim, sebagai hasil kerja bersama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, serta seluruh pemangku kepentingan di sektor pertanian. Fajar menambahkan, pihaknya terus berupaya memperkuat sektor pertanian daerah meskipun berstatus sebagai kota industri. Salah satunya, optimalisasi LTT, dimana pada periode berjalan LTT di Kota Cilegon tercatat mencapai sekira 500 hektar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kita patut bersyukur sebagai kota industri masih memiliki lahan pertanian yang harus dijaga dan dirawat keberlanjutannya. Program LTT menjadi langkah strategis untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di Cilegon,” pungkas pria kelahiran 14 November 1989 ini.

Kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan juga turut dihadiri jajaran perangkat daerah terkait, serta para pemangku kepentingan lainnya. Diketahui, Presiden RI Prabowo Subianto memimpin dan menghadiri langsung agenda Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang digelar di Cilebar, Karawang, Jawa Barat. (Ms/Nc)

TAGGED:CilegonFajar Hadi PrabowoLahan SawahLP2BLTTPanen rayaPrabowo SubiantoPresidem RIprogramSwasembada Pangantandah hujanWakil Wali Kota CilegonZoom Meeting
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Previous Article Program Saban Juare 2026 Pemkot Cilegon Fokus 3 Hal, Robinsar: Jangan Hura-hura
Next Article Waspada Modus Penipuan Pencairan Dana Bantuan Mengatasnamakan BPR Syariah Cilegon Mandiri
- Advertisement -
Ad imageAd image
FacebookLike
XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
WhatsAppFollow
Terkini

Reuni Alumni Angkatan 2000 SMA Mekar Arum, Ajang Silaturahmi dan Mengenang Masa Indah

HPN 2026, DPRD Kabupaten Serang Nilai Tantangan Pers di Era Digital Semakin Besar

TKW di Saudi Asal Tanara Kembali ke Tanah Air, Sempat Viral Minta Pulang Akibat Pendarahan

Komisi IV DPRD Kabupaten Serang Audiensi dengan BBWSC3, Desak Solusi Permanen Atasi Banjir

Cegah Banjir Susulan di Binuang, BBWSCCC Didesak Percepat Normalisasi Sungai Cidurian

Wujudkan Lingkungan Sehat, Pemerintah Kecamatan Binuang Gelar Aksi Bersih-bersih

2 Desa Terdampak Banjir Butuh Dapur Umum, Banyak Warga Alami Gatal dan Kaki Bengkak

Peduli Korban Banjir, Disdukcapil Kabupaten Serang Buka Layanan Adminduk di Pengungsian

2.105 Ha Lahan Sawah di kabupaten Serang Terendam Banjir, 519 Ha Puso

Resmikan Gedung Puskesmas Kibin, Ini Pesan Bupati Ratu Zakiyah Untuk Tenaga Kesehatan!

- Advertisement -
Ad imageAd image
Related News
Pemerintah

Akhir Januari Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih Kalitimbang Cilegon Rampung

Pemerintah

Pemkot Cilegon Siapkan 8 Lokasi Pembangunan Gerai dan Gudang Koperasi Merah Putih

Pemerintah

Lantik 21 Kepsek, Wakil Wali Kota Cilegon: Jaga Keharmonisan Dengan Guru dan Siswa

Pemerintah

Pemkot Cilegon Sowan ke PT KAI Bahas Penertiban Bangunan Liar Tanggulangi Banjir

Peristiwa

Diduga Terlilit Utang, Warga Jombang Cilegon Nekat Bunuh Diri Terjun ke Sungai

  • Quick Links:
  • Pemerintah
  • Cilegon
  • Kabupaten Serang
  • Bisnis
  • Banten
  • Pemkot Cilegon
  • Banjir
  • Robinsar
  • Bupati Serang
  • Wali Kota
  • Pemkab Serang
  • Ratu Rachmatuzakiyah
  • Bantuan
  • program
  • Pendidikan
channelinfo.id
Faktual, Terkini: Tetap terhubung dengan kabar terkini dan pembaruan langsung. Dari politik, teknologi, hiburan, hingga topik lainnya—kami hadir dengan liputan real-time yang bisa Anda andalkan, 24/7.
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Iklan & Partnership
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

2025 © ChannelInfo.ID | Designed with ❤️ by Setiawan Chogah