Channelinfo.id – Sebanyak 707 Pengelola Perpustakaan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Serang diberikan pembekalan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang untuk pembenahan tata kelola Perpustakaan di salah satu hotel di Kota Serang sejak Selasa (22/01/2026).
Pengumpulan ratusan pengelola Perpustakaan SD itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari rencana pembenahan terhadap tata kelola perpustakaan yang hingga saat ini dinilai belum optimal. Proses pembekalan menghadirkan sejumlah narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang.
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD pada Dindikbud Kabupaten Serang Abidin Nasyar mengatakan, kegiatan pembekalan kepada Pengelola Perpustakaan SD dilaksanakan setelah pihaknya melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Perpustakaan SD di Kabupaten Serang. Dari hasil peninjauan, ditemukan masih banyak Perpustakaan yang tidak layak secara sarana dan prasarana, serta belum sesuai ketentuan yang berlaku.
“Dari hasil peninjauan kami selama beberapa hari terakhir, masih banyak Perpustakaan SD yang kondisinya belum memenuhi standar. Oleh karena itu, kami mengumpulkan para pengelola untuk diberikan pembekalan tata kelola yang benar,” terang Abidin.
Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang ini mengatakan, kegiatan pembekalan dibagi menjadi beberapa termin, dengan jumlah peserta sekitar 150 peserta di setiap termin agar lebih maksimal.
“Pembagian termin ini dilakukan supaya materi bisa disampaikan secara efektif dan peserta dapat lebih fokus mengikuti pembekalan,” jelas mantan Guru Madrasah ini.
Hasil dari pembekalan, ditegaskan Abidin, akan ditindaklanjuti melalui evaluasi. Apabila ke depan pengelolaan Perpustakaan masih tidak sesuai ketentuan, maka pihaknya tidak akan ragu melakukan penilaian ulang.
“Perpustakaan adalah representasi dari kualitas pendidikan,” tegasnya.
Abidin pun mendorong para Kepala SD untuk mengalokasikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) guna perawatan dan pengembangan perpustakaan.
“Perpustakaan memiliki peran penting dalam mendukung proses belajar mengajar,” pungkasnya. (Ms/Nc)



