Channelinfo.id– Dalam rangka mengecek kesiapan layanan kegawatdaruratan medis menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026, Wakil Bupati (Wabup) Serang Muhammad Najib Hamas meninjau Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Public Safety Center (PSC) 119 dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Senin (8/12/2025).
Kegiatan peninjauan Labkesda juga untuk memastikan seluruh Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) melaksanakan pengujian bahan baku makanan dan air, sesuai ketentuan dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Najib mengatakan, pihaknya mengunjungi UPT PSC 119 di bawah naungan Dinkes, ingin memastikan kesiapan seluruh jajaran untuk kesiapsiagaan bencana menjelang Nataru. Hasil peninjauan, Najib memastikan segi pelayanan di PSC 119-red 24 jam secara kondisi aktual sudah siap, mulai dari mobil ambulans hingga peralatan. Bahkan, sudah ada pengaturan jadwal shift untuk 24 personil yang disiapsiagakan.
“Kita juga tinjau Labkesda untuk memastikan seluruh dapur MBG semua melaksanakan pengujian bahan baku makanan dan air sesuai ketentuan BGN,” ungkap Najib.
Dari 90 dapur atau Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG yang terdaftar di Kabupaten Serang, kata Najib, secara bertahap sekira 50 SPPG sudah diuji.
”Ini bagian dari tanggung jawab Pemkab Serang untuk memastikan kualitas makanan yang disajikan itu sudah melalui proses bahan baku yang baik, sehat dan tidak mengandung efek-efek lain yang mengganggu kesehatan,”jelas politisi PKS ini.
Di tempat yang sama, Kepala UPT PSC 119 Dinkes Kabupaten Serang Ita Supiani memastikan Tim PSC siap memberikan layanan kegawatdaruratan dengan menyiapkan alat-alat yang dibutuhkan di lapangan. Kemudian, karena saat ini musim penghujan, sehingga indikasi untuk banjir juga tinggi. Maka dari itu, pihaknya menyiapkan obat-obatan yang dibutuhkan terhadap pertolongan pertama.
”Kesiapan teman-teman dalam rangka menyambut hari-hari besar pastinya standby dengan jumlah tim sebanyak 24 orang, meliputi untuk perawat 11 orang, bidan 3 orang, dokter 2 orang, kebersihan 1 orang, dan driver 3 orang,” ungkap Ita.
Menghadapi libur Nataru, Ita juga memastikan semua tim sudah siap, mulai dari standby di Posko di Pasar Teneng Kecamatan Cinangka untuk layanan wisatawan yang berkunjung ke pantai dan di UPT dan tim ketiga mobile untuk kecelakaan lalu lintas atau KLL semua memberikan layanan selama 24 jam.
”Untuk persiapan standby dimulai Tanggal 24 Desember 2025 sampai 3 Januari 2026,”ungkap Ita.
Terkait itu, Kepala UPT Labkesda Dinkes Kabupaten Serang Elvi Wahyu Handayani menegaskan, pihaknya sudah melakukan pengujian SPPG, yakni mengeluarkan sertifikat SLHS atau Sertifikat Laik Higiene Sanitasi bahwa SPPG layak untuk beroperasi.
”Dari 50 SPPG itu semuanya tidak ada masalah, tidak ada kendala di pemeriksaannya,” klaimnya. (Nc)



