channelinfo.id/– Wakil Walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo memimpin Upacara Peringatan Hari Kesadaran Nasional yang diikuti pejabat dan pegawai ASN Pemkot Cilegon di Halaman Kantor Wali Kota Cilegon, Rabu (17/9/2025). Fajar pun mengingatkan agar jajarannya memperhatikan keluarga masing-masing agar berdampak pada pelayanan ke publik juga sempurna.
Upacara peringatan HKN di Pemkot Cilegon dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada 55 ASN yang memasuki masa Purna Bhakti dan 6 keluarga perwakilan ASN yang meninggal dunia.
Dalam amanatnya, Fajar mengingatkan agar jajarannya harus saling mendukung, saling menguatkan, dan memberikan pelajaran terbaik kepada masyarakat.
“Jangan hanya bekerja karena perintah, tetapi jadikan pelayanan itu panggilan hati,” pesannya.
Fajar juga meminta jajarannya untuk menjadikan peringatan HKN sebagai ruang refleksi dan penguatan komitmen pelayanan publik. Jadikan HKN sebagai momentum untuk bertanya kepada diri masing-masing, apakah ingin dikenang karena jabatan atau karena manfaat kepada masyarakat?.
“Saya berharap kita semua memilih dikenang karena kebaikan dan pengabdian,” harapnya.

Fajar pun mendesak agar visi dan misi pembangunan yang telah dirintis para pendahulu terus dilanjutkan. Semua pegawai pemerintah merupakan bagian dari perjalanan itu. Jejak pengabdian ASN harus nyata di jalan, sekolah, pusat layanan kesehatan, hingga kebijakan yang membawa kesejahteraan. Fajar juga menegaskan, bahwa ia terbuka menerima masukan maupun curahan hati para pegawai, baik terkait pekerjaan maupun kehidupan pribadi.
“Fokus kami bukan hanya pada kesehatan jasmani, tapi juga pada kesehatan mental para pegawai,” tegasnya.
Fajar juga mengajak jajarannua untuk mengenang jasa para ASN dan tokoh yang telah mendahului, termasuk rekan kerja yang telah berpulang dan mendoakan agar amal ibadah mereka diterima di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan. Pengabdian mereka akan selamanya terpatri dalam perjalanan Kota Cilegon.
Di akhir amanatnya, Fajar juga mengingatkan pentingnya perhatian ASN terhadap keluarga dan generasi muda, terutama di tengah meningkatnya kasus kekerasan pada anak. Menurut Fajar, masa depan negara ada pada anak-anak dan generasi muda.
“Mulailah dari keluarga sendiri, luangkan waktu, tanyakan kabar mereka dan pastikan tumbuh dalam kasih sayang. Jika keluarga gagal, maka pelayanan kita kepada masyarakat pun tidak akan sempurna,” pungkasnya. (Ms/Nc)


