Channelinfo.id– Dalam rangka rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang melaksanakan Gerakan Tanam Padi secara serempak di 500 hektare lahan di 29 kecamatan menuju swasembada pangan dan melakukan vaksinasi 500 hewan ternak dengan lokasi utama penanaman di Desa Sentul, Kecamatan Kragilan melalui metode Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS), Rabu (30/9/2026).
”Alhamdulillah, kita lakukan aksi nyata untuk mendukung 500 tahun Kabupaten Serang dengan penanaman gerakan tanam padi di lahan seluas 500 hektare dengan pola PM-AAS,” ucap Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo usai penanaman.
Pelaksanaan penanaman, kata Suhardjo, akan berlangsung hingga Oktober dan sesuai tema peringatan Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang, yaitu seluas 500 hektare se-Kabupaten Serang. Dijelaskan Suhardjo, Pola PM-AAS berbeda dengan penanaman padi biasa yang dilakukan umumnya. Saat ini, sambungnya, lahan perlu disemai terlebih dahulu sebelum dilakukan penanaman.
“Lebih jelasnya, ini langsung tabela atau tebar benih langsung yang kemudian penggunaan pupuknya juga ada peningkatan,” terangnya.
Untuk benih awal yang akan ditanam, disebutkan Suhardjo, sekira 20 kilo per hektare dan saat ini menjadi 80 kilo per hektare. Penggunaan pupuknya yaitu pupuk urea biasa sebanyak 200 kilogram per hektare dari biasanya sebanyak 100 kilogram per hektare. Kemudian NPK (Nitrogen, Fosfor, Kalium-nya) sebanyak 100 kilo per hektare dari biasanya mencapai 140 kilogram per hektare. Selanjutnya, penggunaan dolomit menyesuaikan pH tanah.
“Kalau masih rendah pH tanahnya, maka masih menggunakan dolomit yang diharapkan hasilnya menjadi meningkat dua kali lipat, dari yang biasanya hanya 5 hingga 6 ton menjadi 10 sampai 12 ton,” harapnya.
Lebih lanjut Suhardjo mengatakan, kegiatan penanaman benih tidak lepas dari dukungan atau kolaborasi Kementerian Pertanian (Kementan), Pemprov Banten, dan para penyuluh pertanian. Intinya, kata Suhardjo, kegiatan penanaman dalam rangka peningkatan produksi padi, khususnya meningkatkan swasembada pangan. Selain penanaman padi, lanjut Suhardjo, pihaknya juga melaksanakan vaksinasi terhadap 500 hewan ternak, baik sapi maupun kerbau yang mana lokasi awalnya di Desa Kebon Ratu, Kecamatan Lebakwangi dan dilanjutkan nanti ke seluruh peternakan yang tersebar di 29 kecamatan se-Kabupaten Serang.
“Kita berikan vaksin, vitamin, swab, dan pengambilan sampel darah untuk mencegah PMK atau Penyakit Mulut dan Kuku sapi,” ujarnya.
Kegiatan vaksinasi, diungkapkan Suhardjo, dilaksanakan dari September hingga Oktober yang bertujuan agar masyarakat tenang, peternak tenang, kemudian kesejahteraan juga akan meningkat.
“Fokus utamanya sapi dan mungkin ada beberapa kerbau,” pungkas Suhardjo didampingi Ketua Tim Kerja Penyuluh Kabupaten Serang Iksanudin dan perwakilan Kementerian Pertanian. (Nc)


