Channelinfo.id– Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Serang bekerja sama dengan Mahasiswa Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 45 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar Workshop Alur Pelayanan Digital Terpadu melalui Aplikasi Serba Digi di Kantor Desa Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, beberapa waktu lalu.
Workshop diikuti perwakilan Ketua RT/RW, Kader, Tokoh Masyarakat, serta Tokoh Pemuda di Desa Pejaten.
Jabatan Fungsional Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Diskominfo Kabupaten Serang Endang Rachmawati menjelaskan, Workshop digelar sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pelayanan publik berbasis di tingkat desa. Kata Endang, kegiatan diprakarsai Mahasiswa KKM 45 Untirta bekerja sama dengan Desa Pejaten untuk menyukseskan program Pejaten Digital dan integrasi tata kelola pemerintahan yang bersih. Pada era digital saat ini, kata Endang, masyarakat desa terus didorong agar dapat mengakses layanan secara digital, tidak dilakukan secara manual.
“Seluruh proses pelayanan nantinya akan ditangani oleh pemampu dari tupoksi secara digital,” terangnya.
Disebutkan Endang, sosialisasi menyasar Tokoh Masyarakat, baik dari lingkungan RW, RT maupun semua unsur masyarakat yang ada di Desa Pejaten. Informasi yang disampaikan pada sosialisasi, yakni materi terkait digitalisasi desa dan cara mengakses aplikasi Serang Bahagia serta menyampaikan tata kelolaan digitalisasi di desa. Endang berharap, masyarakat memanfaatkan aplikasi tersebut untuk memperoleh berbagai layanan publik secara lebih mudah dan efisien. Melalui aplikasi Serang Bahagia masyarakat dapat mengakses layanan publik selama 24 jam dari mana saja selama tersedia jaringan internet.
“Ini jadi langkah nyata memberikan pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan efisien,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pejaten Ahmad Rofei menyambut antusias pelaksanaan workshop. Menurutnya, transformasi pelayanan digital akan memberikan kemudahan bagi masyarakat, karena berbagai keperluan administrasi dapat dilakukan tanpa harus datang langsung ke kantor desa namun cukup lewat telepon seluler. Ia berharap, materi sosialisasi terkait pelayanan digital bermanfaat bagi masyarakat di wilayahnya. Ke depan, kata Ahmad, pelayanan di Desa Pejaten akan serba digital.
“Masyarakat cukup menggunakan telepon genggam melalui aplikasi yang telah disediakan sehingga pelayanan menjadi lebih praktis,” ujarnya
Ketua KKM 45 Untirta Fauzan Maruli menambahkan, workshop bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pelayanan digital melalui platform Serang Bahagia, memberikan edukasi mengenai alur penggunaan layanan desa secara mudah dan efektif, serta mendorong pemanfaatan layanan digital agar pelayanan pemerintahan desa menjadi lebih cepat, mudah, dan transparan. Melalui sinergi antara pemerintah desa, Diskominfo Kabupaten Serang, mahasiswa KKM Untirta, dan Desa Pejaten, diharapkan Fauzan, Desa Pejaten menjadi salah satu desa yang siap menerapkan pelayanan publik berbasis digital, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara lebih modern, efektif, dan transparan. (Nc)


