Channelinfo.id– Kawasan Objek Wisata Pantai Anyar-Cinangka Kabupaten Serang, Banten selama libur Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah tercatat dikunjungi hingga 25 ribu wisatawan. Tidak hanya itu, okupansi hotel di sepanjang kawasan wisata pun rata-rata mencapai 100 persen.
Itu diungkapkan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang Yurlena Rachman saat mendampingi Wakil Bupati (Wabup) Serang Muhammad Najib Hamas meninjau sejumlah Kawasan Objek Wisata Anyer-Cinangka, Senin (1/6/2026).
Yurlena mengatakan, kunjungan wisatawan selama libur Hari Raya Idul Adha 1447 H 2026 M meningkat tajam, khususnya pada Sabtu dan Minggu (30-31 Mei 2026), serta pada Senin (1/6/2026) bertepatan dengan tanggal merah momen Peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila ke-81.
”Kita rata-rata hotel di kawasan Anyer-Cinangka okupansi 100 persen di Sabtu Minggu. Kalau di Idul Adha, karena jatuhnya hari Rabu banyak yang info itu sekitar 50 sampai 80 persen. Jadi, pastinya ada peningkatan kalau dari tahun lalu sekitar 50 persen,” ungkapnya.
Adapun puncak kunjungan wisatawan, disebutkan Yurlena, pada Sabtu 30 Mei dan check out pada Minggu 31 Mei 2026.
“Makanya Pak Wakil datang ke sini karena mendengar macet total kemarin. Itu memang puncaknya di hari kemarin. Tamu kita terbanyak masih di Jabodetabek, Jakarta, Tangerang, dan Bogor juga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disporapar Kabupaten Serang Anas Dwi Satya Prasadya menambahkan, kunjungan wisatawan ke Pantai Anyer dan Cinangka selama 4 hari terakhir tercatat mencapai 25 ribu wisatawan. Jumlah itu terus mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
“Peningkatan kunjungan wisatawan didukung cuaca dan suasana yang bagus,” ujarnya.

Terkait itu, Wakil Bupati Serang M Najib Hamas mengapresiasi kontribusi konkret berkaitan dengan pelayanan maksimal dari seluruh anggota PHRI Kabupaten Serang yang menjadikan Kawasan Wisata Anyer-Cinangka menjadi tujuan wisatawan yang nyaman, aman, dan ramah. Kondisi itu, kata Najib, harus terus digaungkan karena menjadi salah satu program yang menjadi visi-misi Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, dimana kawasan wisata Kabupaten Serang menjadi tujuan wisata alternatif yang harus diminati, khususnya masyarakat di luar Banten.
Najib pun meminta unsur PHRI, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk memastikan kualitas produk UMKM harus sesuai standar, demikin juga dengan harganya harus terjangkau agar okupansi hotel juga terbantu.
“Supaya wisatawan merasa nyaman berada di Kabupaten Serang dan menjadi cita-cita positif untuk mengajak kembali keluarganya menginap di kawasan Cinangka dan Anyer,” pungkasnya. (Ms/Nc)



